TPLN AS: Kami Dulu Dukung Jokowi Sekarang All In Ganjar-Mahfud

Jum'at, 12 Januari 2024 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Tercatat, Amerika Serikat dan Kanada sampai saat ini telah mengadakan lebih dari 30 kegiatan di berbagai kota pascadeklarasi serentak di 12 kota di AS pada Mei 2023 yang lalu. Bekerja sama dengan World for Ganjar-Mahfud, para diaspora juga terus berkomitmen untuk terus aktif mengadakan Warung Mas Ganjar & Warmindo Abah Mahfud yang telah terlaksana di lima benua sampai saat pencoblosan nanti.

Baca juga: Diaspora Indonesia: Debat Capres Pertegas Komitmen Ganjar-Mahfud pada Kepentingan Bangsa

"Kebetulan Mbak Yenny kemarin sempat membandingkan Prof Mahfud dengan Warteg. Bagi kami, ini sebuah pesan untuk terus mengadakan event-event yang sederhana tapi bermakna. Pemilu bukan pertandingan logistik. Kami bangga dapat bergerak secara swadaya, dan kami berbagi satu sama lain," ujar Harlan bangga.

Mengenai TikTok Mahfud yang sempat membahas mie goreng atau mie rebus, serta bagaimana pada masa mudanya Mahfud lebih suka belajar di kuburan Cina di dekat kos-kosannya, Harlan berharap bagi mereka yang belum menentukan pilihan untuk memilih paslon nomor urut 3.

"Dulu saya memilih Jokowi, karena saya merasa satu frekuensi dengan beliau yang bisa merasakan denyut nadi rakyat. Sekarang, saya memilih Ganjar-Mahfud karena alasan yang sama, insyaAllah Ganjar-Mahfud menang, kami all in Ganjar-Mahfud," kata Harlan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Eks Panglima Militer...
Eks Panglima Militer AS: Dunia Sekarang Memiliki 3 Negara Adidaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved