Prabowo Bilang Bangsa Akan Ditindas Tanpa Kekuatan Militer, TPN Ganjar-Mahfud: Sesempit Itu

Selasa, 09 Januari 2024 - 19:33 WIB
loading...
Prabowo Bilang Bangsa...
Pakar hubungan internasional TPN Ganjar-Mahfud, Thomas Noto Suoneto menilai pandangan calon presiden Prabowo Subianto sempit karena memandang kekuatan negara dilihat dengan kekuatan militernya. Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Pakar hubungan internasional Tim Pemenangan Nasional ( TPN ) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Thomas Noto Suoneto menilai pandangan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto sempit karena memandang kekuatan negara dilihat dengan kekuatan militernya. Prabowo mengemukakan pandangan itu dalam Debat Ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam.

Saat itu, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia harus memiliki militer yang kuat, bila tidak akan bernasib seperti Gaza, Palestina ditindas oleh Israel. “Sayang sekali kemarin yang disampaikan 02 khususnya, Indonesia kuat itu sama dengan militernya kuat. Sesempit itu," kata Thomas Noto dalam acara Media Discussion di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2024).

Dia menyayangkan pandangan Prabowo itu. Padahal, kekuatan negara tak dilihat dari kekuatan militer belaka. Kekuatan negara, kata dia juga bisa dilihat dari kekuatan ekonomi hingga kekuatan berdiplomasi.



"Padahal seperti yang ditawarkan bahwa Indonesia kuat itu memiliki makna yang lebih luas, militer kuat, ekonomi kuat, diplomasi kuat termasuk penguatan agensi kebijakan luar negeri kita, disebutkan misalnya dubes kita perlu diperkuat juga," ucapnya.

Untuk itu, dia merasa, dalam memilih pemimpin perlu melihat pandangannya. "Yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin bahwa kuat itu tidak tradisional orang yang pikirkan, khususnya di masa seperti ini," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer India vs Pakistan, Siapa Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved