Partai Perindo Dukung Gagasan Ganjar Terkait Pembentukan Dubes Siber

Minggu, 07 Januari 2024 - 23:22 WIB
loading...
Partai Perindo Dukung...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mendukung pembentukan Dubes Siber yang digagas Capres Ganjar Pranowo. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dalam debat ketiga Pilpres 2024 menyebut pentingnya mengadakan Duta Besar (Dubes) Siber. Hal itu lantaran persoalan keamanan siber mendesak untuk ditangani.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mendukung pembentukan Dubes Siber. ”Dubes Siber itu sudah jadi keharusan segera karena di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) belum menjadi prioritas,” ujar Nuning panggilan akrabnya, Minggu (7/1/2024).

Dari sudut pandang geopolitik dan geostrategis, kata Nuning, posisi strategis Indonesia berada di titik tumpu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. “Pergeseran konsep Amerika Serikat (AS) soal Indo-Pacific ini memberi arti bahwa Indonesia harus siap menjadi sebuah kekuatan regional yang signifikan,” katanya.

Baca juga: Debat Pilpres 2024, Ganjar: Kita Mesti Menguatkan BSSN

Mantan anggota Komisi I DPR ini menyebut bagaimana Indonesia menjalankan peran ini jelas akan memiliki dampak yang berkesinambungan terhadap arsitektur politik dan militer pertahanan kawasan.

”Dalam kaitan KTT ASEAN, Presiden Joko Widodo (Jokowi) apabila tampil dan berbicara masalah Indo-Pacific seyogyanya disesuaikan dengan sikon geopolitik yang berlaku, bukan dengan pelbagai data teori secara umum, sebaiknya dengan data intelijen,” katanya.

Baca juga: Ketua DPP Perindo: Kemandirian Produksi Alutsista Kunci Efektivitas Sishankamrata

”Karena Indo-Pasific (Inpac) adalah konsep AS, disarankan Jokowi menyampaikan pentingnya masalah stabilitas kawasan. Tujuan AS dengan Inpac adalah stabilitas, inilah inti persoalan,” sambungnya.

Pengamat militer dan intelijen ini menekankan kerja sama intelijen antarnegara ASEAN adalah sebuah keniscayaan agar negara non ASEAN tak dapat melakukan data collection semaunya di negara-negara ASEAN.

”ASEAN Way sendiri dibangun berdasarkan kepentingan bersama antarnegara ASEAN. Intinya cara-cara informal ASEAN Way inilah yang dapat mengatur konflik antaranegara-negara Asia Tenggara dibandingkan dengan konsep legalisasi Barat yang kaku,” ujarnya.

Terkait dengan sistem keamanan siber, Nuning menyebut, infrastruktur kritis merupakan sistem dan aset yang berpengaruh terhadap keamanan nasional, ekonomi, komunikasi, sumber energi, kesehatan dan keselamatan publik, dan sebagainya.

”Diperlukan pendekatan keamanan dan ketahanan infrastruktur melalui kolaborasi dan integrasi, termasuk integrasi teknologi informasi dan komunikasi untuk mendeteksi kerentanan melalui pendekatan lintas sektoral kerja sama dan dialog antar aktor untuk menciptakan postur keamanan siber,” ucapnya.

Menanggapi debat Capres 2024, Nuning menilai, Ganjar tampil prima malam ini. Beberapa hal yang disampaikan dibenarkan oleh Capres Prabowo Subianto. Di mana Ganjar menyampaikan dalam restrukturisasi TNI yang diutamakan TNI AL dan TNI AU.

“Itu betul karena risiko tinggi bagi para pengawak alutsista. Menurut saya ketidakprimaan alutsista bisa membuat semakin banyak anumerta prajurit di usia muda. Mereka anak bangsa yang harus kita lindungi seharusnya,” katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved