Inovatif, Kemenag Luncurkan Pencitraan Virtual Candi Borobudur 360
Sabtu, 06 Januari 2024 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
“Silakan lihat pencitraan virtual Borobudur 360 dengan mengunjungi website kami. Ini bagian dari wisata religi dan edukasi berbasis digital. Semoga bermanfaat,” ujar Supriyadi.
Baca Juga: Kemenag Luncurkan Buku Moderasi Beragama dalam 3 Bahasa
Borobudur adalah Candi Buddha terbesar di dunia. Menurut Supriyadi, Candi Borobudur sebagai pusat kegiatan ibadah agama Buddha Indonesia dan dunia disahkan lewat Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimas Buddha Nomor 26 Tahun 2021.
Di sisi lain, Undang-Undang Cagar Budaya juga menegaskan peran Candi Borobudur sebagai warisan dunia yang harus dipelihara kelestariannya.
“Dengan hadirnya Pencitraan Virtual Borobudur 360 ini, diharapkan kebanggaan masyarakat Indonesia pada warisan budayanya semakin kental. Khususnya untuk penganut agama Buddha, aplikasi ini dapat menjadi ruang wisata religi di era digital yang bermanfaat,” ujar Supriyadi.
Kepala Biro HDI Kemenag Akhmad Fauzin menambahkan, Kemenag terus menggalakkan sosialisasi terkait fungsi candi sebagai tempat ibadah.
Untuk penganut agama Buddha ada Candi Borobudur, untuk pemeluk agama Hindu ada Candi Prambanan.
"Selama ini candi hanya dianggap sebagai warisan dan cagar budaya saja, tapi fungsi keagamaannya masih minim. Sekarang dimaksimalkan," jelasnya.
Baca Juga: Kemenag Luncurkan Buku Moderasi Beragama dalam 3 Bahasa
Borobudur adalah Candi Buddha terbesar di dunia. Menurut Supriyadi, Candi Borobudur sebagai pusat kegiatan ibadah agama Buddha Indonesia dan dunia disahkan lewat Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimas Buddha Nomor 26 Tahun 2021.
Di sisi lain, Undang-Undang Cagar Budaya juga menegaskan peran Candi Borobudur sebagai warisan dunia yang harus dipelihara kelestariannya.
“Dengan hadirnya Pencitraan Virtual Borobudur 360 ini, diharapkan kebanggaan masyarakat Indonesia pada warisan budayanya semakin kental. Khususnya untuk penganut agama Buddha, aplikasi ini dapat menjadi ruang wisata religi di era digital yang bermanfaat,” ujar Supriyadi.
Kepala Biro HDI Kemenag Akhmad Fauzin menambahkan, Kemenag terus menggalakkan sosialisasi terkait fungsi candi sebagai tempat ibadah.
Untuk penganut agama Buddha ada Candi Borobudur, untuk pemeluk agama Hindu ada Candi Prambanan.
"Selama ini candi hanya dianggap sebagai warisan dan cagar budaya saja, tapi fungsi keagamaannya masih minim. Sekarang dimaksimalkan," jelasnya.
Lihat Juga :