Komitmen Berdikari di Pertanian, Ganjar-Mahfud Ingin Sembako Melimpah dengan Harga Murah
Kamis, 04 Januari 2024 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Ganjar menuturkan, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu lumbung pangan di dunia, seperti sejumlah negara tetangga, yakni Vietnam, Thailand, dan India. Angka produksi beras di Indonesia juga lumayan, rata-rata 5,9 ton per hektare, dengan potensi bisa mencapai 12 ton per hektare. "Kalau kita bisa meningkatkan produksi 7 ton saja, maka sudah sangat luar biasa. Itu artinya butuh modernisasi, mekanisasi, dan intervensi dari pemerintah," kata Ganjar.
Sementara pada strategi ketiga, pemerintah harus menyediakan bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani. Hal ini termasuk memberikan dukungan atas modernisasi pertanian, menyiapkan pupuk, alat dan mesin pertanian selama proses hingga menjadi produk.
Selain memperkuat kualitas dan kuantitas produksi, Ganjar-Mahfud juga akan mengembalikan fungsi Bulog agar pangan tidak bisa diliberalisasi. Ganjar berpandangan, keberadaan Bulog harus benar-benar mampu menjaga stabilitas harga dari produsen hingga pasar. "Bulog harus dikembalikan pada fungsi awalnya yakni, akan membeli produksi langsung dari petani sehingga tidak bisa diliberalisasi, dan bisa menjaga kestabilan harga," ujarnya.
Ganjar mengungkapkan, program dan strategi itu dilandaskan pada berbagai keluhan yang diterimanya saat blusukan menemui rakyat. Ganjar menyerap banyak keluhan pedagang dan masyarakat di pasar-pasar tradisional, juga petani di berbagai desa. Mereka kerap mengeluhkan naik-turunnya harga kebutuhan pokok.
Sementara pada strategi ketiga, pemerintah harus menyediakan bantuan sarana produksi pertanian kepada para petani. Hal ini termasuk memberikan dukungan atas modernisasi pertanian, menyiapkan pupuk, alat dan mesin pertanian selama proses hingga menjadi produk.
Selain memperkuat kualitas dan kuantitas produksi, Ganjar-Mahfud juga akan mengembalikan fungsi Bulog agar pangan tidak bisa diliberalisasi. Ganjar berpandangan, keberadaan Bulog harus benar-benar mampu menjaga stabilitas harga dari produsen hingga pasar. "Bulog harus dikembalikan pada fungsi awalnya yakni, akan membeli produksi langsung dari petani sehingga tidak bisa diliberalisasi, dan bisa menjaga kestabilan harga," ujarnya.
Ganjar mengungkapkan, program dan strategi itu dilandaskan pada berbagai keluhan yang diterimanya saat blusukan menemui rakyat. Ganjar menyerap banyak keluhan pedagang dan masyarakat di pasar-pasar tradisional, juga petani di berbagai desa. Mereka kerap mengeluhkan naik-turunnya harga kebutuhan pokok.
(cip)
Lihat Juga :