Mahfud MD Ungkap Pentingnya Nilai Keislaman dan Keindonesiaan

Kamis, 04 Januari 2024 - 07:47 WIB
loading...
Mahfud MD Ungkap Pentingnya...
Capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD saat menghadiri Konser Lilin Putih di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (3/1/2024) malam. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengingatkan bahwa bagi seorang muslim di Indonesia, nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sangat penting. Keduanya tidak saja akan melahirkan toleransi tapi juga akseptasi atau saling menerima dan bersatu untuk mencapai tujuan bersama.

Hal ini disampaikan Mahfud MD saat menghadiri Konser Lilin Putih di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (3/1/2024) malam. Dalam sambutannya, Mahfud MD menceritakan pengalaman pribadi yang pernah dialami.

"Saya merefleksi pengalaman pribadi saya dulu, ajakan kesatuan bangsa merupakan perjuangan yang saya lakukan sejak ikut dalam gerakan-gerakan mahasiswa," kata Mahfud yang hadir bersama calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo.



Menurut Mahfud, saat belajar di pondok pesantren sejak kecil, para guru mengajarkan persatuan bangsa. Ia juga mengikuti pandangan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), tokoh Muhammadiyah Syafii Maarif, dan cendekiawan muslim Nurcholis Madjid, tokoh-tokoh terkemuka Islam yang selalu mengajak persatuan bangsa. Dari mereka Mahfud mendengar istilah keislaman dan keindonesiaan.

"Keislaman dan keindonesiaan harus menyatu, bukan berarti Islam lalu mau menjadi mendominasi, bukan, harus menyatu, intinya orang Islam Indonesia tidak harus berkiblat ke negara-negara Timur Tengah," ujarnya.

Mahfud menekankan, dalam keislaman ada sumpah setia kepada negara. Sebab, dalam Indonesia hidup bangsa yang terdiri dari berbagai agama, suku, ras, dan daerah yang semuanya menyatu secara inklusif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Prabowo: Waisak Momentum...
Prabowo: Waisak Momentum Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved