Luhut Binsar Pandjaitan: Rizal Ramli Teman Baik Saya
Rabu, 03 Januari 2024 - 15:20 WIB
loading...
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Rizal Ramli merupakan teman baiknya. Hal itu dia ungkapkan saat melayat ke rumah duka di Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan. Foto/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Rizal Ramli merupakan teman baiknya. Hal itu dia ungkapkan saat melayat ke rumah duka di kawasan Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan.
"Tadi saya bicara sama anak-anaknya, mantunya, Rizal teman baik saya," kata Luhut, Rabu (3/1/2024).
Luhut mengakui beberapa kali mempunyai beda pandangan dengan Rizal yang juga dikenal sebagai aktivis tersebut. Namun, kata Luhut, hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk bermusuhan.
"Tapi Rizal sudah pergi. Saya mengucapkan selamat jalan buat Rizal. Kita hidup di sini semua, ya biar guyub juga. Jadi ada beda sana sini nggak perlu musuhan," ujarnya.
Baca Juga: Rizal Ramli, Sosok Panutan bagi Aktivis
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Rizal Ramli. Moeldoko mengatakan, dia kehilangan sosok teman diskusi yang kritis.
"Kritikan itu bagi saya yang ada di pemerintahan, saya gunakan sebagai obat penyembuh, obat penyehat, karena menurut saya sebuah pemerintahan yang begini besar Indonesia ini, seperti yang kita lakukan ini memang harus ada balancing," kata Moeldoko.
"Tadi saya bicara sama anak-anaknya, mantunya, Rizal teman baik saya," kata Luhut, Rabu (3/1/2024).
Luhut mengakui beberapa kali mempunyai beda pandangan dengan Rizal yang juga dikenal sebagai aktivis tersebut. Namun, kata Luhut, hal tersebut tidak dijadikan alasan untuk bermusuhan.
"Tapi Rizal sudah pergi. Saya mengucapkan selamat jalan buat Rizal. Kita hidup di sini semua, ya biar guyub juga. Jadi ada beda sana sini nggak perlu musuhan," ujarnya.
Baca Juga: Rizal Ramli, Sosok Panutan bagi Aktivis
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Rizal Ramli. Moeldoko mengatakan, dia kehilangan sosok teman diskusi yang kritis.
"Kritikan itu bagi saya yang ada di pemerintahan, saya gunakan sebagai obat penyembuh, obat penyehat, karena menurut saya sebuah pemerintahan yang begini besar Indonesia ini, seperti yang kita lakukan ini memang harus ada balancing," kata Moeldoko.
Lihat Juga :