Jelang Pemilu 2024, Nabil Haroen: Pagar Nusa Fokus sebagai Pagarnya NU dan Bangsa

Rabu, 03 Januari 2024 - 13:36 WIB
loading...
Jelang Pemilu 2024,...
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa M. Nabil Haroen mengungkapkan jelang Pemilu 2024, Pagar Nusa fokus sebagai penjaga NU dan bangsa Indonesia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa M. Nabil Haroen mengungkapkan tugas para kader organisasi para pendekar di tahun politik ini tidak mudah, namun menjadi kontribusi penting untuk mengawal Indonesia.

Pagar Nusa didirikan sebagai Pagarnya NU dan Bangsa, dan menjadi tugas utama para pendekar untuk siap di setiap kondisi dan dinamika bangsa. Hal ini disampaikan Nabil Haroen sebagai refleksi Harlah ke-38 Pagar Nusa, pada hari ini Rabu (3/1/2024).

”Menjelang Pemilu 2024, Pagar Nusa akan menjalani peran untuk menjadi bagian integral pagarnya NU dan Bangsa. Pada tahun ini, tentu tidak mudah dan penuh dinamika, maka kami mengambil peran sesuai dengan amanah dari para sesepuh dan kiai pendiri organisasi ini, bahwa Pagar Nusa itu menjadi pagarnya NU dan Bangsa. Ini peran penting yang dilakukan kader-kader Pagar Nusa di berbagai kawasan di Indonesia, juga di 6 kepengurusan PCI Pagar Nusa di Jepang, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan dan Mesir,” ungkap Nabil, Rabu (3/1/2024).

Baca juga: Nabil Haroen: Kedaulatan Pangan dan Energi, Visi Besar Indonesia

Menurutnya, Pagar Nusa merupakan organisasi yang didirikan oleh para kiai, pendekar dan juga kader santri untuk menjadi benteng Nahdlatul Ulama.

“Pagar Nusa memang secara organisasi berdiri pada 3 Januari 1986 lalu di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Namun, secara gerakan, Pagar Nusa dan tradisi pencak silat telah menjadi bagian dari integral tradisi pesantren selama ratusan tahun. Para kiai zaman dahulu, mendidik santri mengaji, tirakat juga melatih bela diri dengan teknik-teknik pencak silat. Jadi, dari sisi jiwa, raga dan pikiran semuanya terasah, menjadi satu kesatuan,” ungkapnya.

Baca juga: Nabil Haroen: Nahdlatul Ulama Jadi Kunci dalam Kontestasi Pemilu 2024

Nabil Haroen mengungkapkan Pagar Nusa mendukung penguatan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi yang berdaya dan digdaya. “Jika Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf sekarang ini mendorong agar Nahdlatul Ulama menjadi organisasi yang digdaya, Pagar Nusa menjadi kekuatan penting, bersama-sama yang lain untuk mentransformasi organisasi ini dalam dimensi mental, spiritual, fisik dan juga pikiran. Jadi, digdaya pada beberapa aspek yang saling melengkapi,” ungkap Nabil Haroen, yang juga Wakil Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Nabil Haroen mengungkapkan, saat ini Pagar Nusa sedang fokus pada tiga aspek utama dalam organisasi. “Kami sedang fokus pada tiga hal. Pertama, aspek pendekar dan kader. Jadi kami terus melatih pendekar-pendekar Pagar Nusa dengan pelbagai jenjang pelatihan yang berjalan secara regular. Ini kan tiap pekan ada pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan dari tingkat wilayah, cabang hingga ranting. Kami sedang mengonsolidasi pelatihan ini agar menjadi satu kesatuan dan komando, hingga mencetak kader-kader Pagar Nusa yang berprestasi dan berkhidmah,” kata Nabil.

Aspek kedua yakni, aspek organisasi dan pemberdayaan. Menurut Nabil, pihaknya sedang menata organisasi dengan mendorong penguatan administrasi organisasi, sistem e-KTA hingga peningkatan kualitas sumber daya dengan pemberdayaan serta pelatihan terkait. ”Selain itu, kami juga bekerjasama dengan beberapa pihak untuk beasiswa prestasi bagi para kader Pagar Nusa,” jelas alumni Pesantren Lirboyo Kediri ini.

Nabil Haroen menegaskan, aspek berikutnya yakni khidmah organisasi. kemudian yang ketiga, aspek Khidmah organisasi. ”Dari jutaan kader Pagar Nusa, kami sedang menyiapkan skema agar pelayanan dan Khidmah organisasi ini tersambung dengan program-program strategis Nahdlatul Ulama,” katanya.

Di antaranya, pelbagai pelatihan kepemimpinan, GKMNU dan beberapa program terkait. Jadi, Pagar Nusa yang berada di basis, menjadi tulang punggung untuk membantu suksesnya program-program Nahdlatul Ulama untuk pelayanan dan Khidmah. ”Selamat hari lahir ke-38 Pagar Nusa, mari bersama-sama Khidmah untuk umat dan mengawal Indonesia tercinta,” katanya.

Pada momentum Harlah Pagar Nusa ini, Nabil Haroen berpesan bahwa ujung dari pengaderan dan pelatihan dari organisasi yakni khidmah untuk ummat dan mengawal bangsa Indonesia, sebagaimana tugas Pagarnya NU dan Bangsa.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
34 Tahun Mengabdi, Prabowo...
34 Tahun Mengabdi, Prabowo Izin Undur Diri dari Pencak Silat
Kapolri dan Panglima...
Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Munas Ikatan Pencak Silat Indonesia di JCC
Pernyataan Bersama Pimpinan...
Pernyataan Bersama Pimpinan Badan Otonomi NU terkait Persoalan di PBNU
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Profil Eddie Marzuki...
Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal TNI Berjuluk Bapak Pencak Silat yang Pernah Jabat Wagub Jakarta
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Jadi Ketum...
Menlu Sugiono Jadi Ketum PB Pencak Silat 2026-2030 Gantikan Prabowo 
Rekomendasi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved