Tingkat Kepuasan terhadap Presiden Jokowi Menurun, Akibat Pencawapresan Gibran?
Selasa, 02 Januari 2024 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
"Pertama ternyata kasus pencalonan Gibran itu masih menjadi catatan penting bagi sebagian besar responden. Dan ini memang cacat presiden kita yang memang sudah tidak bisa ditutupi lagi," kata Agustanto.
"Yang kedua Presiden dianggap telah memobilisasi alat-alat negara sehingga pemilu akan tidak berlangsung secara jurdil," sambungnya.
Alasan lainnya, kata Agustanto, masyarakat menilai Presiden Jokowi saat ini tidak sama dengan yang dahulu mereka kenal. Menurut masyarakat, presiden tidak konsisten dalam memberikan statement.
Baca juga: Sekjen PDIP: Yang Bisa Blusukan Hanya Pak Ganjar dan Pak Jokowi
"Responden beranggapan Presiden Jokowi sekarang bukan Jokowi yang dulu. Hal ini dikarenakan ketidakkonsistenan presiden yang memberikan statemen dari waktu ke waktu, seperti statemen presiden yang menyatakan anaknya tidak akan mencalonkan diri menjadi wapres, tetapi ternyata mencalonkan dan sebagainya," kata Agustanto.
"Yang kedua Presiden dianggap telah memobilisasi alat-alat negara sehingga pemilu akan tidak berlangsung secara jurdil," sambungnya.
Alasan lainnya, kata Agustanto, masyarakat menilai Presiden Jokowi saat ini tidak sama dengan yang dahulu mereka kenal. Menurut masyarakat, presiden tidak konsisten dalam memberikan statement.
Baca juga: Sekjen PDIP: Yang Bisa Blusukan Hanya Pak Ganjar dan Pak Jokowi
"Responden beranggapan Presiden Jokowi sekarang bukan Jokowi yang dulu. Hal ini dikarenakan ketidakkonsistenan presiden yang memberikan statemen dari waktu ke waktu, seperti statemen presiden yang menyatakan anaknya tidak akan mencalonkan diri menjadi wapres, tetapi ternyata mencalonkan dan sebagainya," kata Agustanto.
Lihat Juga :