Refleksi Akhir Tahun, KLHK Ungkap Sejumlah Pencapaian Pengendalian Lingkungan
Sabtu, 30 Desember 2023 - 01:35 WIB
loading...
Menteri LHK Siti Nurbaya dalam refleksi kinerja 2023 di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (/12/2023). FOTO/MPI/IST
A
A
A
BOGOR - Pengendalian kerusakan lingkungan menjadi fokus utama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hal ini dijabarkan dalam refleksi kinerja 2023 di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (/12/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut 13 Pejabat Tinggi Madya unit kerja operasional KLHK. Mereka memberikan keterangan kepada publik terkait capaian pekerjaan prioritas masing-masing unit kerja di tahun 2023.
Dalam arahannya Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, KLHK dan perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada angka 72.54 dengan yang menonjol Indeks Kualitas Udara (IKU) 88,87. Pembelajaran isu kualitas udara yang lalu membuat kinerja jauh lebih bagus.
"Terdapat yang agak berat yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), kita sedang upayakan salah satunya adalah perluasan monitoring dan sudah kami laporkan kepada Bapak Presiden dan beliau mendukung perbaikan langkah yang akan kita laksanakan," kata Menteri Siti dalam keterangannya, Jumat (29/12/2023).
Menteri LHK juga mendukung langkah-langkah untuk penilaian indikator kinerja dunia usaha yang telah mengintegrasikan penilaian inovasi sosial, eco-inovasi, dan telah memasukan penilaian green leadership yang sebelumnya telah kita mulai dengan penilaian kepada pemerintah daerah dan DPRD.
"Hal ini baik, karena berarti kita semua mulai melakukan internalisasi pada setiap entitas," papar Siti.
Hadir dalam kegiatan tersebut 13 Pejabat Tinggi Madya unit kerja operasional KLHK. Mereka memberikan keterangan kepada publik terkait capaian pekerjaan prioritas masing-masing unit kerja di tahun 2023.
Dalam arahannya Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan, KLHK dan perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup pada angka 72.54 dengan yang menonjol Indeks Kualitas Udara (IKU) 88,87. Pembelajaran isu kualitas udara yang lalu membuat kinerja jauh lebih bagus.
"Terdapat yang agak berat yaitu Indeks Kualitas Air (IKA), kita sedang upayakan salah satunya adalah perluasan monitoring dan sudah kami laporkan kepada Bapak Presiden dan beliau mendukung perbaikan langkah yang akan kita laksanakan," kata Menteri Siti dalam keterangannya, Jumat (29/12/2023).
Menteri LHK juga mendukung langkah-langkah untuk penilaian indikator kinerja dunia usaha yang telah mengintegrasikan penilaian inovasi sosial, eco-inovasi, dan telah memasukan penilaian green leadership yang sebelumnya telah kita mulai dengan penilaian kepada pemerintah daerah dan DPRD.
"Hal ini baik, karena berarti kita semua mulai melakukan internalisasi pada setiap entitas," papar Siti.
Lihat Juga :