Hadi Tjahjanto Dampingi Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat PTSL 2023
Jum'at, 29 Desember 2023 - 17:14 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto menyerahkan 4.000 sertifikat di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 27 Desember 2023. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 4.000 sertifikat di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 27 Desember 2023.
Sertifikat yang diserahkan terbagi atas 3.200 sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan 800 sertifikat Redistribusi Tanah yang dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, sertifikat ini sangat penting sebagai bukti kepemilikan tanah bagi masyarakat.
"Semua sertifikat yang keluar dari BPN ini adalah bukti hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki," ucap Jokowi.
Jokowi menjelaskan, dengan sertifikat masyarakat tidak perlu takut lagi akan adanya sengketa atau pun konflik. Masyarakat pun akan aman dan nyaman dalam memanfaatkan lahan tersebut.
Ia juga mengatakan, sejak adanya program PTSL jumlah sertifikat yang terbit berhasil meningkat signifikan.
"Ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Pada tahun 2015 baru ada 46 juta, sehingga konflik di negara kita banyak karena tanahnya belum bersertifikat. (Melalui PTSL, red) inilah usaha kita mempercepat yang namanya penyertifikatan tanah," ungkap Presiden RI.
Sertifikat yang diserahkan terbagi atas 3.200 sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan 800 sertifikat Redistribusi Tanah yang dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan, sertifikat ini sangat penting sebagai bukti kepemilikan tanah bagi masyarakat.
"Semua sertifikat yang keluar dari BPN ini adalah bukti hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki," ucap Jokowi.
Jokowi menjelaskan, dengan sertifikat masyarakat tidak perlu takut lagi akan adanya sengketa atau pun konflik. Masyarakat pun akan aman dan nyaman dalam memanfaatkan lahan tersebut.
Ia juga mengatakan, sejak adanya program PTSL jumlah sertifikat yang terbit berhasil meningkat signifikan.
"Ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. Pada tahun 2015 baru ada 46 juta, sehingga konflik di negara kita banyak karena tanahnya belum bersertifikat. (Melalui PTSL, red) inilah usaha kita mempercepat yang namanya penyertifikatan tanah," ungkap Presiden RI.
Lihat Juga :