Cita-cita Afirmasi Perempuan di Politik Belum Tercapai

Kamis, 28 Desember 2023 - 00:07 WIB
loading...
Cita-cita Afirmasi Perempuan...
Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menilai afirmasi perempuan di bidang politik saat ini masih jauh dari ideal. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menilai afirmasi perempuan di bidang politik saat ini masih jauh dari ideal. Hal itu bisa dilihat dari jumlah perempuan yang menduduki kursi legislatif, belum mencapai angka yang diharapkan.

"Kalau dari kondisi hari ini tentu cita-cita afirmasi belum tercapai karena jumlah perempuan yang ada di Parlemen belum mencapai angka yang ditargetkan yaitu 30%," ujar Khoirunnisa dalam keterangganya, Rabu (27/12/2023).Baca juga: Komnas HAM Soroti Isu Perempuan Nyaris Ditinggalkan dalam Kontestasi Pemilu

Ia mengingatkan situasi bisa lebih buruk dengan adanya upaya perubahan kebijakan afirmasi. Hal itu dikhawatirkan akan lebih menurunkan afirmasi perempuan.

"Masih perlu upaya baik itu penguatan kerangka hukum ataupun mendorong komitmen parpol dan pemerintah untuk mengupayakan penguatan afirmasi perempuan," katanya.

Sementara itu, pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menunjukkan besarnya perhatian kepada para ibu dan perempuan dalam debat Pilpres 2023 pada Jumat (22/12/2023). Cawapres Mahfud MD mencuri perhatian saat mengawali debat dengan mengucapkan selamat Hari Ibu.

"Mari kita bersujud semuanya, saudara-saudara di seluruh Indonesia kepada ibu kita dalam rangka mengucapkan selamat Hari Ibu 22 Desember 2023 ini. Sesudah ini kita lanjutkan pengabdian kita kepada Ibu Pertiwi," ujar Mahfud dalam debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023).

Perhatian terhadap ibu dan perempuan bukan hanya ucapan di bibir. Paslon nomor urut 3 itu serius memasukkan program perlindungan dan pemberdayaan perempuan sebagai prioritas.

Misalnya, Ganjar-Mahfud menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar per tahun dari APBN untuk insentif Satgas Antikekerasan terhadap Perempuan. Jika ditotal, Rp500 miliar akan dialokasikan selama 5 tahun.

"Ganjar-Mahfud juga memastikan biaya penanganan kesehatan seperti screening kanker serviks per tahun. Biaya pelatihan dan pengembangan yang khusus menyasar para ibu dan perempuan juga bakal disiapkan," kata Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (24/12/2023).

Ganjar-Mahfud menyadari realita buruk masih belum sepenuhnya terlepas dari ibu dan perempuan Indonesia. Salah satunya tingginya kekerasan perempuan. Kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan yang muncul diyakini hanya merupakan fenomena gunung es.

Artinya, dalam realita masih sangat banyak kekerasan perempuan. Perempuan diyakini sebagai tulang punggung perekonomian bangsa.

Baca juga: Partai Perindo: Ganjar-Mahfud Prioritaskan Program Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Ganjar-Mahfud yakin dengan dukungan perempuan Indonesia mampu mengejar pertumbuhan ekonomi 7%. Sayangnya, hingga saat ini, jumlah perempuan dalam angkatan kerja masih di bawah 40%.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
Pendampingan PNM Mekaar...
Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional
Kolaborasi PNM dan MES...
Kolaborasi PNM dan MES Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan lewat Program Mba Maya
Rustini Muhaimin Ajak...
Rustini Muhaimin Ajak Perempuan dan Generasi Muda Rawat Ekosistem Alam
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved