Kampanye di Jawa Tengah, Ganjar Sempatkan Pulang ke Kampung Halaman
Senin, 25 Desember 2023 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
"Beli rumah di sana terus kita besar di sana berkebun di sana tumbuh besar di sana sampai kelas lima SD terus pindah sebentar ke Karanganyar terus pindah ke Kutoarjo itulah perjalanannya," ucapnya.
"Karena di belakang rumah dulu ada kebun gitu, ditanam sesuai dengan musimnya. Nanam jagung, singkong, dan kalau panen pasti tetangga eh panen, ini ambil-ambil. Panen jeruk, panen apel, apel juga banyak. Kalau pisang harian, jadi pisangnya banyak, Bu pisangnya dibeli ya'. Saya sambil masak 'iya' nanti duitnya datang gitu. Buat jajan Bu gitu," tuturnya.
Dulu, kata Ganjar, waktu kecil ia mempunyai banyak teman sebaya yang sama-sama bermain dengan dirinya. Salah satu yang diingatnya adalah teman sebaya yang selalu memberinya uang jajan saat semasa sekolah.
"Dulu sebangku dari waktu saya masih kecil. Bapaknya polisi, ibunya jualan di pasar, jadi tiap hari karena saya nggak pernah bawa uang saku dari ibu, saya suka dikasih. Itu uang jajan, hampir tiap hari saya dikasih. Dan kelak kemudian dia jadi saudara saya hehe," ucapnya.
"Karena di belakang rumah dulu ada kebun gitu, ditanam sesuai dengan musimnya. Nanam jagung, singkong, dan kalau panen pasti tetangga eh panen, ini ambil-ambil. Panen jeruk, panen apel, apel juga banyak. Kalau pisang harian, jadi pisangnya banyak, Bu pisangnya dibeli ya'. Saya sambil masak 'iya' nanti duitnya datang gitu. Buat jajan Bu gitu," tuturnya.
Dulu, kata Ganjar, waktu kecil ia mempunyai banyak teman sebaya yang sama-sama bermain dengan dirinya. Salah satu yang diingatnya adalah teman sebaya yang selalu memberinya uang jajan saat semasa sekolah.
"Dulu sebangku dari waktu saya masih kecil. Bapaknya polisi, ibunya jualan di pasar, jadi tiap hari karena saya nggak pernah bawa uang saku dari ibu, saya suka dikasih. Itu uang jajan, hampir tiap hari saya dikasih. Dan kelak kemudian dia jadi saudara saya hehe," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :