Mahasiswa Kelompok Cipayung Plus Minta Persatuan Bangsa Dikedepankan dalam Pemilu 2024

Sabtu, 23 Desember 2023 - 16:51 WIB
loading...
Mahasiswa Kelompok Cipayung...
Para mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus meminta persatuan dan kesatuan tetap dijaga dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mahasiswa meminta persatuan dan kesatuan tetap dijaga dalam pelaksanaan Pemilu 2024 . Ini dilakukan demi kepentingan bangsa Indonesia.

Hal ini dinyatakan para mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus. Organisasi aktivis mahasiswa ini terdiri dari IMM, PMII, GMKI, Hikmahbudhi, LMND, KMHDI, PMKRI, dan KAMMI.

"Pemilu 2024 harus mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara dalam platform persatuan nasional,” kata Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IM) Abd Musawir Yahya di sela-sela Diskusi Publik dan Deklarasi Kebangsaan Cipayung Plus di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus, Jakarta, Sabtu (23/12/2023).

Menurut Musawir, persatuan nasional harus dikedepankan dalam Pemilu 2024. Hal tersebut demi meminimalisir polarisasi politik dalam proses maupun pascapemilu.

Baca juga: 8 Organisasi Ekstra Kampus dengan Jaringan Kuat, Banyak Lahirkan Tokoh Nasional

Pemilu 2024 harus dijadikan sebagai momentum pertarungan gagasan atau programatik untuk menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. "Baik dalam kehidupan global maupun nasional," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP Hikmahbudhi) Wiryawan mengatakan, Cipayung Plus mendorong komitmen masing-masing calon presiden (capres), calon wakil presiden (cawapres), serta partai politik (parpol) untuk memosisikan kaum muda bukan hanya sebagai objek politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Rekomendasi
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Berita Terkini
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Infografis
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved