Mahfud MD Tegaskan Perlu Kajian Akademik untuk Carbon Capture Storage
Sabtu, 23 Desember 2023 - 13:46 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD, Gibran Rakabuming Raka, dan Muhaimin Iskandar saat mengikuti debat calon wakil presiden Pemilu 2024 di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023). FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menegaskan perlu kajian akademik dalam setiap produk hukum, termasuk terhadap Carbon Capture Storage (CCS). Pasalnya, beleid tersebut baru diterapkan pada skala terbatas di hulu migas, dan masih akan terus dikaji penerapannya untuk bidang lain.
CCS mendadak menjadi perhatian kala debat kedua cawapres yang berlangsung pada Jumat (22/12/2023). Cawapres Gibran Rakabuming Raka menanyakan kepada Mahfud MD terkait peraturan CCS. Materi yang ditanyakan tersebut bukan sesuatu yang sudah umum. Masyarakat umum pun sesungguhnya belum banyak yang mengetahui hal ini.
Mahfud menjawab dengan menjelaskan bagaimana seharusnya peraturan disusun. Menurut Mahfud, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat naskah akademis terlebih dahulu tentang CCS.
"Setelah itu kapasitas lembaganya bagaimana, komunikasi publiknya bagaimana, kemudian ideologisnya bagaimana? Itu yang akan kami buat. Kalau kita ditanya soal mengatur regulasi carbon capture dan sebagainya. Itu akan kita lakukan," kata Mahfud dikutip, Sabtu (22/12/2023).
CCS mendadak menjadi perhatian kala debat kedua cawapres yang berlangsung pada Jumat (22/12/2023). Cawapres Gibran Rakabuming Raka menanyakan kepada Mahfud MD terkait peraturan CCS. Materi yang ditanyakan tersebut bukan sesuatu yang sudah umum. Masyarakat umum pun sesungguhnya belum banyak yang mengetahui hal ini.
Mahfud menjawab dengan menjelaskan bagaimana seharusnya peraturan disusun. Menurut Mahfud, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat naskah akademis terlebih dahulu tentang CCS.
"Setelah itu kapasitas lembaganya bagaimana, komunikasi publiknya bagaimana, kemudian ideologisnya bagaimana? Itu yang akan kami buat. Kalau kita ditanya soal mengatur regulasi carbon capture dan sebagainya. Itu akan kita lakukan," kata Mahfud dikutip, Sabtu (22/12/2023).
Lihat Juga :