Mahfud Pandang Sistem Rekrutmen Diplomat Perlu Ditinjau Ulang
Jum'at, 22 Desember 2023 - 21:06 WIB
loading...
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD memandang bahwa sistem rekrutmen para diplomat untuk ditinjau ulang ke depannya. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD memandang bahwa sistem rekrutmen para diplomat untuk ditinjau ulang ke depannya. Usul ini tentunya bukan tanpa sebab diutarakan oleh Mahfud.
"Saya Kira sistem rekrutmen diplomat sekarang harus ditinjau ulang," ujaer Mahfud dalam sesi debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
Baca juga: Pertanyakan Rencana 40 Kota Setara Jakarta Cak Imin, Mahfud MD: IKN Saja Butuh Puluhan Tahun
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu melihat peran diplomat di masa lalu memiliki kerja dan tugas-tugas yang bagus. Namun, kata dia, kerja-kerja itu tidak terlalu terlihat.
"Sekarang ini kadangkala ada titipan dari partai, kalau belum masuk itu tidak disahkan di DPR, partai ini belum masuk. Nah sesudah bertugas nggak jelas, dia nggak ngerti pengertian dasar-dasar diplomasi," jelasnya.
Untuk itu, Mahfud berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan peran diplomat ini jika kelak terpilih sebagai Wakil Presiden (Wapres) di 2024 mendatang.
Baca juga: Mahfud Blak-blakan Banyak Pengusaha Mau Investasi ke Indonesia Malah Diperas
"Kalau saya diberi kewenangan, ya nanti diplomasi diatur kembali lah rekrutmennya itu, betul-betul orang-orang yang memenuhi syarat," pungkasnya.
"Saya Kira sistem rekrutmen diplomat sekarang harus ditinjau ulang," ujaer Mahfud dalam sesi debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
Baca juga: Pertanyakan Rencana 40 Kota Setara Jakarta Cak Imin, Mahfud MD: IKN Saja Butuh Puluhan Tahun
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu melihat peran diplomat di masa lalu memiliki kerja dan tugas-tugas yang bagus. Namun, kata dia, kerja-kerja itu tidak terlalu terlihat.
"Sekarang ini kadangkala ada titipan dari partai, kalau belum masuk itu tidak disahkan di DPR, partai ini belum masuk. Nah sesudah bertugas nggak jelas, dia nggak ngerti pengertian dasar-dasar diplomasi," jelasnya.
Untuk itu, Mahfud berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan peran diplomat ini jika kelak terpilih sebagai Wakil Presiden (Wapres) di 2024 mendatang.
Baca juga: Mahfud Blak-blakan Banyak Pengusaha Mau Investasi ke Indonesia Malah Diperas
"Kalau saya diberi kewenangan, ya nanti diplomasi diatur kembali lah rekrutmennya itu, betul-betul orang-orang yang memenuhi syarat," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :