Cara Unik Deputi Inklusi Ganjar-Mahfud Hadiri Debat Cawapres
Jum'at, 22 Desember 2023 - 18:33 WIB
loading...
Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud, Ruby Khalifah hadir dengan cara unik menghadiri debat cawapres yang diselenggarakan KPU di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Deputi Inklusi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud tak mau ketinggalan hadir langsung menyaksikan debat cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/12/2023). Tak tanggung-tanggung, ia datang mengenakan pakaian daerah.
Salah satu anggota, Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud, Ruby Khalifah mengungkapkan pihaknya mengenakan pakaian adat khas Minangkabau sebagai bentuk perayaan Hari Ibu. Sambil mengingatkan masyarakat kalau tercetusnya Hari Ibu tanggal 22 Desember berkat kongres perempuan pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tahun 1928.
Baca juga: Ganjar kenakan Kaus Putih Jelang Debat Cawapres, Bertuliskan Program Ganjar-Mahfud
"Kita pengen mengingat kepada orang bahwa pada saat kongresnya perempuan di Jogja waktu itu yang dateng itu dari berbagai macam tempat berbagai etnik dan budaya, maka dari itu pengen mengingatkan masyarakat lagi," ujar Ruby.
Selain itu dengan mengenakan pakaian adat, pihaknya ingin menyampaikan memberi pesan kalau pesta demokrasi lima tahunan ini harus dinikmati oleh berbagai kalangan dari Sabang sampai Merauke.
Salah satu anggota, Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud, Ruby Khalifah mengungkapkan pihaknya mengenakan pakaian adat khas Minangkabau sebagai bentuk perayaan Hari Ibu. Sambil mengingatkan masyarakat kalau tercetusnya Hari Ibu tanggal 22 Desember berkat kongres perempuan pertama yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tahun 1928.
Baca juga: Ganjar kenakan Kaus Putih Jelang Debat Cawapres, Bertuliskan Program Ganjar-Mahfud
"Kita pengen mengingat kepada orang bahwa pada saat kongresnya perempuan di Jogja waktu itu yang dateng itu dari berbagai macam tempat berbagai etnik dan budaya, maka dari itu pengen mengingatkan masyarakat lagi," ujar Ruby.
Selain itu dengan mengenakan pakaian adat, pihaknya ingin menyampaikan memberi pesan kalau pesta demokrasi lima tahunan ini harus dinikmati oleh berbagai kalangan dari Sabang sampai Merauke.
Lihat Juga :