Temui 3 Capres, Bicara Udara Dorong Kualitas Udara Jadi Prioritas

Jum'at, 22 Desember 2023 - 17:01 WIB
loading...
Temui 3 Capres, Bicara...
Dalam upaya mendukung pembahasan isu kualitas udara di Indonesia, Bicara Udara aktif berkomunikasi dengan 3 Capres 2024 yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam upaya mendukung pembahasan isu kualitas udara di Indonesia, Bicara Udara aktif berkomunikasi dengan 3 Capres 2024 yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Diketahui, Bicara Udara merupakan platform di bawah naungan Yayasan Udara Anak Bangsa yang aktif melakukan kampanye publik; riset dan kolaborasi; serta advokasi kebijakan yang berkaitan dengan perbaikan kualitas udara di Indonesia.

Pada kesempatan pertemuan dengan masing-masing capres yang diwakili Co-Founder Bicara Udara Novita Natalia, komunitas ini menekankan urgensi advokasi kebijakan udara sejak dini.

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Sedang Tidak Sehat, Diimbau Tetap Gunakan Masker

Menurut dia, kualitas udara adalah tanggung jawab bersama dan siapa pun capres yang terpilih nantinya diharapkan mempertimbangkan langkah-langkah konkret untuk menjaga udara bersih bagi kesejahteraan masyarakat.

“Bicara Udara menyadari pentingnya advokasi kebijakan udara sedini mungkin untuk calon pemimpin Indonesia. Kami mengingatkan kepada para capres tentang pentingnya memprioritaskan udara bersih karena isu lingkungan sangat mempengaruhi ekonomi dan kesehatan kita saat ini juga mengancam keberlangsungan hidup di masa depan,” ujar Novita.

Bicara Udara telah melakukan pertemuan dengan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam undangan diskusi untuk kanal YouTube Ganjar Pranowo berjudul “Ganjar Cuma Bisa Lari?” dan ditayangkan pada 6 Juli 2023. Kemudian, Bicara Udara juga melakukan pertemuan dengan capres nomor urut 1 Anies Baswedan melalui undangan di acara “Desak Anies” pada 15 Agustus 2023.

Terakhir, Bicara Udara melakukan pertemuan dengan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto melalui undangan kegiatan makan siang bersama pada 18 Desember 2023.

“Pertemuan dengan para capres adalah kesempatan bagi kami untuk membawa suara masyarakat yang peduli terhadap udara bersih. Kami berharap agar pesan ini tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi landasan tindakan nyata terhadap masalah polusi udara ke depannya,” ungkap Novita.

Dia mengingatkan kepada setiap calon pemimpin yang terpilih agar memperhatikan serius penanganan kualitas udara di Indonesia mengingat dampaknya signifikan terhadap ekonomi, kesehatan, dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Novita mengajak semua pihak tanpa memandang pilihan politik untuk bersatu dalam menjaga kualitas udara. Kesehatan dan masa depan generasi mendatang bergantung pada langkah-langkah konkret yang diambil sekarang.

"Kami percaya setiap capres memegang peran kunci dalam mewujudkan udara bersih di Indonesia. Bersama-sama, mari kita tingkatkan kesadaran akan dampak lingkungan dan berkolaborasi untuk solusi berkelanjutan,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurangi Emisi Karbon...
Kurangi Emisi Karbon Dinilai Berdampak Positif pada Kualitas Udara
ISF 2024, Presiden Terpilih...
ISF 2024, Presiden Terpilih Prabowo Diminta Jadikan Polusi Udara Isu Prioritas
Bicara Udara Gandeng...
Bicara Udara Gandeng BRIN Siapkan Data untuk Penanganan Polusi
Jokowi Yakin Kualitas...
Jokowi Yakin Kualitas Udara IKN Lebih Baik Dibandingkan Jakarta
Bicara Udara Gandeng...
Bicara Udara Gandeng Kementerian BUMN Rilis Modul Korelasi Polusi Udara Terhadap Stunting
Bicara Udara Ungkap...
Bicara Udara Ungkap Dampak Polusi Udara terhadap Stunting
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Pramono Didorong Perkuat...
Pramono Didorong Perkuat Komitmen Strategi Pengendalian Polusi Udara lewat Pergub
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved