Makna Keluarga bagi Ganjar Pranowo dan Dukungan Penuh saat Kampanye
Kamis, 21 Desember 2023 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
Jika merunut ke belakang, dukungan Atikoh dan Alam sangat nyata bagi Ganjar, terutama sejak namanya diumumkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai capres yang diusung PDI Perjuangan, pada 21 April 2023.
Jauh sebelum TPN Ganjar-Mahfud terbentuk, begitu juga dengan gerakan para relawan, Ganjar telah memiliki double "A" yaitu Atikoh dan Alam, sebagai supporting system nomor wahid. Meskipun memiliki pengalaman mendampingi Ganjar saat maju menjadi calon Gubernur Jawa Tengah, selama dua periode, Atikoh dan Alam sadar betul bahwa kali ini Ganjar membutuhkan dukungan ekstra.
Hal itu, pula yang mendorong Alam tak hanya mendampingi ayahnya dan duduk manis, ia ikut terjun langsung, berdialog dengan masyarakat, khususnya dari kalangan milenial. Dalam wawancara tayangan Iso-late Show di kanal YouTube @gt.bodyshot, yang dipandu Grace Tahir, Kamis (26/10/2023), Alam mengatakan, belajar memposisikan diri sebagai supporting system, sejak ayahnya diumumkan sebagai capres.
Bentuk dukungan sederhana yang diberikan, antara lain dengan selalu menghadirkan suasana nyaman dan menyenangkan ketika Sang Ayah pulang atau berada di rumah. "Sekarang aku sudah memposisikan diri aku sebagai supporting system Bapak. Jadi, saat Bapak pulang ke rumah, sebisa mungkin everyone is happy and in good condition," kata Alam.
Selain itu, Alam juga kerap menyampaikan pandangan yang lebih objektif terkait fokus program dan kampanye Ganjar sebagai capres untuk kalangan milenial.
Alam mengakui, sejak Ganjar diumumkan menjadi capres, jumlah follower di akun media sosialnya, yakni Instagram, meningkat. Banyak pula yang memberikan komentar positif, tapi ada juga komentar negatif.
Semua itu, dianggap Alam sebagai variable yang harus diterimanya karena posisi Ayahnya yang dikenal masyarakat luas dan menjadi capres pada Pilpres 2024. Dia menuturkan, bagaimana cara dia membuat Ayahnya agar tidak dibebani masalah di luar fokus pencapresan adalah dengan tidak baper dan mengadukan soal berbagai sentimen di media sosial yang tertuju padanya.
Jauh sebelum TPN Ganjar-Mahfud terbentuk, begitu juga dengan gerakan para relawan, Ganjar telah memiliki double "A" yaitu Atikoh dan Alam, sebagai supporting system nomor wahid. Meskipun memiliki pengalaman mendampingi Ganjar saat maju menjadi calon Gubernur Jawa Tengah, selama dua periode, Atikoh dan Alam sadar betul bahwa kali ini Ganjar membutuhkan dukungan ekstra.
Hal itu, pula yang mendorong Alam tak hanya mendampingi ayahnya dan duduk manis, ia ikut terjun langsung, berdialog dengan masyarakat, khususnya dari kalangan milenial. Dalam wawancara tayangan Iso-late Show di kanal YouTube @gt.bodyshot, yang dipandu Grace Tahir, Kamis (26/10/2023), Alam mengatakan, belajar memposisikan diri sebagai supporting system, sejak ayahnya diumumkan sebagai capres.
Bentuk dukungan sederhana yang diberikan, antara lain dengan selalu menghadirkan suasana nyaman dan menyenangkan ketika Sang Ayah pulang atau berada di rumah. "Sekarang aku sudah memposisikan diri aku sebagai supporting system Bapak. Jadi, saat Bapak pulang ke rumah, sebisa mungkin everyone is happy and in good condition," kata Alam.
Selain itu, Alam juga kerap menyampaikan pandangan yang lebih objektif terkait fokus program dan kampanye Ganjar sebagai capres untuk kalangan milenial.
Banyak Komentar
Alam mengakui, sejak Ganjar diumumkan menjadi capres, jumlah follower di akun media sosialnya, yakni Instagram, meningkat. Banyak pula yang memberikan komentar positif, tapi ada juga komentar negatif.
Semua itu, dianggap Alam sebagai variable yang harus diterimanya karena posisi Ayahnya yang dikenal masyarakat luas dan menjadi capres pada Pilpres 2024. Dia menuturkan, bagaimana cara dia membuat Ayahnya agar tidak dibebani masalah di luar fokus pencapresan adalah dengan tidak baper dan mengadukan soal berbagai sentimen di media sosial yang tertuju padanya.
Lihat Juga :