Yenny Wahid ke Para Santri: Pilih Pemimpin yang Bisa Perbaiki Nasib Bangsa

Kamis, 21 Desember 2023 - 11:00 WIB
loading...
Yenny Wahid ke Para...
Putri Presiden Indonesia ke-4, KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mengatakan, santri merupakan penentu arah bangsa. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Putri Presiden Indonesia ke-4, KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mengatakan, santri merupakan penentu arah bangsa. Hal ini dikatakan Yenny Wahid dalam Reverie Santri 2023 dengan tajuk Santri Penentu Arah Bangsa, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2023).

Sebab menurutnya, dengan adanya bonus demografi di Indonesia di mana anak-anak muda memiliki jumlah terbanyak penduduk di Indonesia saat ini atau sekitar hampir 60 persen.

"Artinya berusia di bawah 40 tahun. Merekalah yang akan menentukan nasib bangsa ini kedepan. Merekalah yang akan menentukan apakah Indonesia berhasil untuk mencapai tujuan Indonesia Emas 2045," kata Yenny Wahid.

Baca juga: Pilpres 2024, Yenny Wahid Ungkap Tantangan yang Dihadapi Ganjar-Mahfud

Yenny mengatakan, saat ini Indonesia masuk dalam 16 negara terkaya di dunia. Pada tahun 2045 nanti diprediksi akan menjadi negara ke-5 terkaya di dunia. Menurutnya, proyeksi tersebut berdasarkan data dari semua hal yang berkait seperti kondisi demografi, jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, kondisi alami, dan kekayaan alam.

"Ini semua diolah datanya menggunakan super komputer memakai analisis data. Jadilah proyeksi dikatakan Indonesia menjadi negara kelima terkaya di dunia," jelasnya.

Direktur Wahid Foundation ini mengungkapkan, meski masuk dalam 16 negara terkaya di dunia, namun kekayaannya tidak dirasakan masyarakat, salah satu penyebabnya karena korupsi di Indonesia masih marak.

"Indeks korupsi kita masih sangat mengakhawatirkan, bahkan turun sekarang. Ini yang membuat kesejahteraan tidak bisa merata. Pertumbuhan ekonominya tinggi, tapi yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah melarat. Itu yang dirasakan rakyat," ungkapnya.

Dengan demikian, katanya, pemuda terutama santri menjadi penentu arah bangsa, terlebih dalam waktu dekat Indonesia akan menghadapi momentum pesta demokrasi lima tahunan untuk memilih pemimpin atau Presiden dan Wakil Presiden.

"Nah pemilu itu akan menentukan nasib bangsa kita kedepan. Kita akan memilih orang yang kita anggap bisa menjadi nakhoda untuk bangsa kita, bisa meletakan fondasi bangsa kita kita arah yang benar. Sehingga angka korupsi diturunkan sekecil-kecilnya," jelasnya.

Sebab, menurut Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud ini, tindak pidana korupsi merupakan ancaman bagi negara dan penghambat kemajuan negara. Indonesia yang diramalkan akan menjadi negara kelima terkaya di dunia akan sulit dicapai kalau masih ada koruptor.

"Jangan sampai demokrasi di Indonesia dikompromikan, kita tidak mau lagi ada nepotisme, kolusi dan korupsi. Jadi semua orang harus mempertahankan demokrasi di Indonesia," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan Ustaz Syekh Ahmad Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Santri
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved