Partai Perindo Dorong KPU-PPATK Usut Aliran Dana Kampanye untuk Transparansi Pemilu

Rabu, 20 Desember 2023 - 09:45 WIB
loading...
Partai Perindo Dorong...
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Partai Perindo menyoroti dugaan dana mencurigakan yang masuk ke dalam rekening bendahara partai politik menjelang Pemilu 2024. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah.

Menurutnya, masalah ini harus menjadi perhatian serius dan penting untuk segera dilakukan investigasi mendalam terkait lonjakan dana yang mencurigakan ini.

Keterbukaan dan transparansi dalam mengetahui sumber serta tujuan dari dana tersebut akan sangat penting untuk menjaga integritas dan kejujuran proses Pemilu.

"KPU harus terus berkoordinasi dan bekerja sama secara intensif dengan PPATK untuk memperoleh detail lebih lanjut mengenai asal usul dana yang tercurigai ini," kata Ferry Kurnia di Jakarta, Selasa (19/12/2023).

Baca juga: Penyelenggaraan Pemilu Butuh Transparansi dan Komunikasi Intens

Menurutnya, meskipun PPATK telah memberikan informasi terkait aliran dana tersebut kepada KPU, namun kekurangan informasi detail mengenai sumber dan penerima dana tersebut menghambat upaya untuk menentukan keaslian aliran dana tersebut sebagai bagian dari dana kampanye.

Oleh sebab itu, kata Kang Ferry sapaan akrabnya, meminta KPU terus berkoordinasi dan bekerja sama secara intensif dengan PPATK untuk memperoleh detail lebih lanjut mengenai asal usul dana yang dicurigai.

"Informasi yang lebih spesifik akan membantu dalam menentukan langkah selanjutnya," tegas Caleg DPR RI dari Dapil Jawa Barat 1 ini.

Selain itu, KPU perlu menegaskan bahwa segala bentuk aliran dana yang melanggar ketentuan akan ditindak dengan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Hal ini merupakan upaya penting untuk menjaga proses Pemilu agar berjalan secara adil dan bebas dari praktik-praktik yang merusak demokrasi.

"Masyarakat perlu diberikan informasi yang jelas dan transparan mengenai langkah-langkah yang diambil oleh KPU terkait isu ini. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas dan profesionalitas lembaga penyelenggara Pemilu," tandasnya.

Sebagaimana diungkapkan oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana bahwa indikasi transaksi mencurigakan muncul dari kejanggalan aktivitas rekening khusus dana kampanye (RKDK).

Arus transaksi di RKDK seharusnya naik karena uang yang tersimpan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan.

Namun, saat ini, transaksi melalui RKDK cenderung tak bergerak. Pergerakan uang justru diduga terjadi pada rekening lain.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Rekomendasi
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved