KPU Peringatkan Emak-emak soal Politik Uang: Tolak! Bisa Berurusan dengan Hukum
loading...

Bawaslu wanti-wanti emak-emak soal politik uang. Emak-emak diminta tidak tergiur dengan iming-iming uang, sebab akan berakibat pada masalah hukum. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) wanti-wanti emak-emak soal politik uang. Emak-emak diminta tidak tergiur dengan iming-iming uang, sebab akan berakibat pada masalah hukum.
"Masa kampanye waktunya peserta turun gunung. Maka dapatkan info sebanyaknya. Jangan sampai salah pilih. Ibu-ibu berhak menolak uang yang diberikan oleh peserta Pemilu. Karena bisa menimbulkan masalah hukum," ucap Komisioner Bawaslu, Lolly Suhenty dalam keterangannya, Selasa (19/12/2023).
Baca juga: Jurus Partai Perindo Cegah Politik Uang di Pemilu
Lolly ingin perempuan aktif terlibat mengawasi tahapan Pemilu 2024. Perempuan menurutnya, jangan hanya jadi penonton atau hanya menggunakan hak suara saat hari pemungutan, lalu tidak peduli dengan yang terjadi di sekitarnya.
"Perempuan harus terlibat menjadi aktor mengawasi tahapan Pemilu. Karena suara perempuan juga menentukan masa depan bangsa. Saya percaya perempuan bisa jaga kualitas Pemilu untuk Indonesia," kata Lolly.
"Masa kampanye waktunya peserta turun gunung. Maka dapatkan info sebanyaknya. Jangan sampai salah pilih. Ibu-ibu berhak menolak uang yang diberikan oleh peserta Pemilu. Karena bisa menimbulkan masalah hukum," ucap Komisioner Bawaslu, Lolly Suhenty dalam keterangannya, Selasa (19/12/2023).
Baca juga: Jurus Partai Perindo Cegah Politik Uang di Pemilu
Lolly ingin perempuan aktif terlibat mengawasi tahapan Pemilu 2024. Perempuan menurutnya, jangan hanya jadi penonton atau hanya menggunakan hak suara saat hari pemungutan, lalu tidak peduli dengan yang terjadi di sekitarnya.
"Perempuan harus terlibat menjadi aktor mengawasi tahapan Pemilu. Karena suara perempuan juga menentukan masa depan bangsa. Saya percaya perempuan bisa jaga kualitas Pemilu untuk Indonesia," kata Lolly.
Lihat Juga :