Pendidikan Indonesia Makin Tangguh

Minggu, 17 Desember 2023 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Buku yang memuat empat studi yang dilakukan sebelum, selama dan setelah pandemi ini memaparkan dengan jelas bagaimana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa, siapa saja yang paling terdampak, upaya pemulihan pembelajaran dan dampak positif ciri-ciri Kurikulum Merdeka terhadap praktik pengajaran dan pembelajaran.

Ada empat hasil studi yang disajikan dalam buku ini. Studi pertama adalah tentang pengaruh pandemi Covid-19 pada literasi dan numerasi dasar di Indonesia. Studi kedua tentang bagaimana Kurikulum Merdeka mengatasi learning loss dan meningkatkan hasil belajar dalam literasi dan numerasi.

Studi ketiga adalah tentang dampak pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar kelompok siswa yang paling rentan, dan studi keempat adalah tentang pemulihan pembelajaran pasca Covid-19 yang diambil dari studi kasus INOVASI.

Bab 1 membahas kondisi hasil belajar siswa di saat pandemi. Studi pertama yang dipaparkan di bab 1 ini membahas tentang pencapaian siswa dibandingkan dengan Minimum Proficiency Level (MPL) dari Global Proficiency Framework (GPF) dan capaian yang diharapkan oleh Kurikulum 2013 (K-13).

Analisis dari data yang dikumpulkan dari 18.000 lebih siswa SD dan MI dari 8 provinsi di Indonesia (Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Maluku Utara, NTB, NTT dan Sulawesi Tenggara) tersebut menunjukkan bahwa anak di akhir kelas awal (kelas 3) belum memenuhi MPL matematika (hal. 21), dan baru 55% yang memenuhi MPL membaca awal (hal. 26).

baca juga: 6 Kategori Beasiswa Pendidikan Indonesia 2023, Kuliah Gratis S1 hingga S3

Studi dampak pandemi Covid-19 ini juga dilengkapi dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan pencapaian hasil belajar siswa di bidang literasi membaca dan matematika. Faktor-faktor tersebut adalah latar belakang siswa (gender dan disabilitas), keluarga, terutama kasus ekonomi.

Studi kedua memberikan analisis lebih mendalam tentang bagaimana kondisi siswa berkontribusi kepada performa hasil belajar. Studi ini menunjukkan berbagai kondisi yang bisa menimbulkan kerentanan kepada siswa.

Kondisi keterpencilan, penyandang disabilitas, gender, bahasa utama yang digunakan sehari-hari dan kondisi sekolah sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Itulah sebabnya Pemda perlu membuat kebijakan-kebijakan afirmatif yang bisa memberi dukungan lebih besar kepada anak-anak rentan tersebut.

Studi ketiga membahas tentang upaya pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19. Dengan mengambil kasus program INOVASI di empat provinsi, studi ini menemukan bahwa memang terjadi penurunan hasil belajar siswa selama pandemi. Namun ada indikasi bahwa dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh semua stakeholder, hasil belajar siswa masih lebih tinggi dibanding dengan di masa pandemi (hal. 171).

Studi ini menemukan bahwa fitur-fitur Kurikulum Merdeka berpotensi untuk membantu sekolah untuk bisa lebih cepat memulihkan kemampuan belajar siswa. Fitur-fitur yang dimaksud adalah kurikulum yang disederhanakan, penerapan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan siswa dan penerapan asesmen secara berkala dan menggunakan hasil assesment untuk menyusun strategi pembelajaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Penjara
Berkas Vonis Nadiem...
Berkas Vonis Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Setebal 1.146 Halaman
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Rekomendasi
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Berita Terkini
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved