Ganjar Komitmen Terapkan Sistem Meritokrasi, Tidak Janjikan Jabatan untuk Timses dan Pendukung
Kamis, 14 Desember 2023 - 14:01 WIB
loading...
Capres yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa dirinya tidak menjanjikan kursi jabatan kepada timses atau pendukung apabila terpilih menjadi Presiden 2024-2029. Foto/TPN
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa dirinya tidak menjanjikan kursi jabatan kepada tim sukses (Timses) atau pendukung apabila terpilih menjadi Presiden 2024-2029.
Ganjar menjelaskan dirinya berjanji akan amanah ketika memimpin, Ganjar akan menerapkan sistem meritokrasi dalam penyusunan kabinetnya. Hal itu telau disampaikan berkali-kali di beberapa pertemuan.Baca juga: Ungkap 3 Masalah Besar, Ganjar: Setidaknya 17 Lapangan Kerja Harus Kita Ciptakan
Seperti saat berdialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Jakarta, Rabu (13/12/2023). Bahkan, dia menyinggung Arsjad Rasjid. Meskipun Arsjad menjadi Ketua TPN Ganjar-Mahfud, dirinya belum tentu dipilih sebagai menteri.
"Di sini ada Mas Arsjad, nanti teman-teman Apindo bisa ngobrol. Beliau tim saya, tapi tidak otomatis jadi menteri," ujar Ganjar disambut tawa para pengusaha.
Kemudian, saat dialog dengan ratusan konsultan Inkindo di Hotel Sahid Jakarta, Ganjar kembali menegaskan komitmennya itu, Kamis (14/12/2023). Kali ini, giliran Ketua Umum IA ITB, Gembong Primadjaja yang menjadi sasaran.
"Bapak ibu, mohon maaf saya tidak bisa lama karena harus ke Jabar. Di sini ada tim saya, ada Mas Gembong nanti melanjutkan. Beliau ini orang hebat yang dengan tulus membantu saya. Tapi belum tentu jadi menteri saya lho nanti," ucap Ganjar.
Ganjar mengucapkan sangat senang dan terharu karena banyak orang hebat di sekelilingnya yang membantu. Mereka bekerja dengan tulus ikhlas tanpa menginginkan embel-embel jabatan.
Ganjar menjelaskan dirinya berjanji akan amanah ketika memimpin, Ganjar akan menerapkan sistem meritokrasi dalam penyusunan kabinetnya. Hal itu telau disampaikan berkali-kali di beberapa pertemuan.Baca juga: Ungkap 3 Masalah Besar, Ganjar: Setidaknya 17 Lapangan Kerja Harus Kita Ciptakan
Seperti saat berdialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Jakarta, Rabu (13/12/2023). Bahkan, dia menyinggung Arsjad Rasjid. Meskipun Arsjad menjadi Ketua TPN Ganjar-Mahfud, dirinya belum tentu dipilih sebagai menteri.
"Di sini ada Mas Arsjad, nanti teman-teman Apindo bisa ngobrol. Beliau tim saya, tapi tidak otomatis jadi menteri," ujar Ganjar disambut tawa para pengusaha.
Kemudian, saat dialog dengan ratusan konsultan Inkindo di Hotel Sahid Jakarta, Ganjar kembali menegaskan komitmennya itu, Kamis (14/12/2023). Kali ini, giliran Ketua Umum IA ITB, Gembong Primadjaja yang menjadi sasaran.
"Bapak ibu, mohon maaf saya tidak bisa lama karena harus ke Jabar. Di sini ada tim saya, ada Mas Gembong nanti melanjutkan. Beliau ini orang hebat yang dengan tulus membantu saya. Tapi belum tentu jadi menteri saya lho nanti," ucap Ganjar.
Ganjar mengucapkan sangat senang dan terharu karena banyak orang hebat di sekelilingnya yang membantu. Mereka bekerja dengan tulus ikhlas tanpa menginginkan embel-embel jabatan.
Lihat Juga :