Hadiri Kegiatan Ibu Sehat Keluarga Kuat, Atikoh Ganjar: Anak Jadi Generasi Emas di Masa Depan
Rabu, 13 Desember 2023 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Atikoh berharap melalui program ini kesadaran masyarakat akan terbangun dan akan hadir komunitas yang turut berpartisipasi dalam mempercepat penurunan stunting.
“Saya harapkan program ini terlaksana dengan tepat sasaran dan berkelanjutan, serta menginspirasi banyak pihak lain di wilayah Jakarta Barat untuk ikut berkontribusi nyata menurunkan angka stunting,” terangnya.
Program ini juga, kata Atikoh merupakan replikasi dari keberhasilan penurunan stunting yang sudah dilakukan Ganjar Pranowo di Provinsi Jawa Tengah. Ganjar Pranowo saat masih menjadi Gubernur Jawa Tengah diberikan penghargaan Satyalencana Wira Karya karena dianggap berjasa dalam menurunkan angka gizi buruk (stunting) di wilayah yang dipimpinnya.
Merujuk Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), stunting di Jawa Tengah tahun 2018 sekitar 24,4%. Lalu turun pada 2019 menjadi 18,3%.
Pada tahun 2020 turun lagi 14,5%, tahun 2021 menjadi 12,8%, hingga pada tahun 2022 berada di angka 11,9%. Ganjar mengatakan penurunan angka stunting tersebut berkat program yang ia gagas seperti "Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng" (5Ng)-"Jateng Semangat Menjaga Ibu Hamil", "Jo Kawin Bocah"-"Jangan Menikah Muda", "One Student One Client".
Baca juga: Fokus Cegah Stunting, Atikoh Ganjar: Kita Ingin Wujudkan Indonesia Emas Dimulai dari SDM
Jadi program 'Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng' itu memeriksakan sejak awal kehamilan terus memberikan asupan gizi yang baik, mengontrol terus-menerus, dan suaminya harus peduli. Sampai anaknya lahir diberi ASI eksklusif dan itu perhatian yang perlu dikontrol.
“Saya harapkan program ini terlaksana dengan tepat sasaran dan berkelanjutan, serta menginspirasi banyak pihak lain di wilayah Jakarta Barat untuk ikut berkontribusi nyata menurunkan angka stunting,” terangnya.
Program ini juga, kata Atikoh merupakan replikasi dari keberhasilan penurunan stunting yang sudah dilakukan Ganjar Pranowo di Provinsi Jawa Tengah. Ganjar Pranowo saat masih menjadi Gubernur Jawa Tengah diberikan penghargaan Satyalencana Wira Karya karena dianggap berjasa dalam menurunkan angka gizi buruk (stunting) di wilayah yang dipimpinnya.
Merujuk Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), stunting di Jawa Tengah tahun 2018 sekitar 24,4%. Lalu turun pada 2019 menjadi 18,3%.
Pada tahun 2020 turun lagi 14,5%, tahun 2021 menjadi 12,8%, hingga pada tahun 2022 berada di angka 11,9%. Ganjar mengatakan penurunan angka stunting tersebut berkat program yang ia gagas seperti "Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng" (5Ng)-"Jateng Semangat Menjaga Ibu Hamil", "Jo Kawin Bocah"-"Jangan Menikah Muda", "One Student One Client".
Baca juga: Fokus Cegah Stunting, Atikoh Ganjar: Kita Ingin Wujudkan Indonesia Emas Dimulai dari SDM
Jadi program 'Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng' itu memeriksakan sejak awal kehamilan terus memberikan asupan gizi yang baik, mengontrol terus-menerus, dan suaminya harus peduli. Sampai anaknya lahir diberi ASI eksklusif dan itu perhatian yang perlu dikontrol.
(kri)
Lihat Juga :