Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ganjar: Pertumbuhan Ekonomi 7% Jangan Ditawar

Selasa, 12 Desember 2023 - 00:03 WIB
loading...
Wujudkan Indonesia Emas...
Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan untuk mewujudkan Indonesia jadi negara maju di 2045 maka pertumbuhan ekonomi harus mencapai 7%. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Capres Nomor Urut 3 yang didukung oleh Partai Perindo, Ganjar Pranowo mengatakan untuk mewujudkan Indonesia jadi negara maju di 2045 maka pertumbuhan ekonomi harus mencapai 7%.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam Dialog Apindo Capres 2024 bertajuk Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029 di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin (11/12/2023).Baca juga: Ganjar Paparkan 3 Cara Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 7% lewat Kepastian Hukum

"Jika di 2045 ingin bener-bener menjadi negara maju, pertumbuhan ekonomi 7% jangan ditawar. Caranya bagaimana? Ayo, minimal kalau gitu, 8 (persen) boleh," ujar Ganjar.

Ganjar menekankan ada dua hal yang bisa mendobrak pertumbuhan ekonomi nasional. Pertama ekonomi digital, kemudian yang kedua adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM).

"Maka kalau kita bicara, kita mau tumbuh ekonomi 7% itu kalau industrialisasinya bernilai tambah dan investasi ini membuka lapangan kerja. Tugas kami adalah menyiapkan SDM yang baik," jelas Ganjar.

Ganjar juga menyebutkan bahwa dirinya memiliki satu program yang bisa mendorong masyarakat miskin, kaum perempuan, dan penyandang disabilitas menujukkan taringnya yakni dengan pendidikan gratis.

Baca juga: Apindo Dukung Capres Ganjar Pranowo Hadirkan Kepastian dan Penegakan Hukum

"Jangan ditawar pendidikan gratis ini, jangan pernah ditawar berapa pun," tegas Ganjar.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Berita Terkini
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved