PPP Tepis Kader Dukung Prabowo-Gibran: Itu Organisasi Dadakan Jelang Pilpres
Minggu, 10 Desember 2023 - 13:21 WIB
loading...
PPP DKI Jakarta menggelar Mukerwil I bertajuk Teguhkan Loyalitas dalam Menjemput Kemenangan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/11/2023). Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) buka suara terkait pencatutan nama partai oleh sekolompok orang yang mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kelompok itu mengatasnamakan Forum PPP Pendukung Prabowo-Gibran.
Staf DPP PPP Ale Sya'ban Tutupoho menegaskan, dukungan itu bukan resmi dari kader PPP. Ia merasa, organisasi itu sengaja dibuat untuk mengklaim dukungan dari kader PPP.
"Terkait deklarasi Forum PPP Pendukung Prabowo Gibran itu tidak benar dan itu hanya dibuat oleh orang yang ngaku-ngaku dan tidak mengerti administrasi di PPP," kata Ale kepada wartawan, Minggu (10/12/2023).
Ale menyoroti surat undangan deklarasi bernomor U-08/FPPP-G/XI/2023. Ia merasa, logo yang tercantum dalam kop surat undangan deklarasi itu berbeda dengan logo PPP.
"Dari logonya saja sudah salah, PPP tidak punya Logo seperti itu, apalagi dari konsep surat menyurat juga sudah jauh dari kaidah yang benar," tutur Ale.
"Masak nulis wassalamualaikum aja nyambung dengan kalimat terakhir. Jelas itu surat dibuat tidak profesional dan terkesan terburu-buru," tambahnya.
Staf DPP PPP Ale Sya'ban Tutupoho menegaskan, dukungan itu bukan resmi dari kader PPP. Ia merasa, organisasi itu sengaja dibuat untuk mengklaim dukungan dari kader PPP.
"Terkait deklarasi Forum PPP Pendukung Prabowo Gibran itu tidak benar dan itu hanya dibuat oleh orang yang ngaku-ngaku dan tidak mengerti administrasi di PPP," kata Ale kepada wartawan, Minggu (10/12/2023).
Ale menyoroti surat undangan deklarasi bernomor U-08/FPPP-G/XI/2023. Ia merasa, logo yang tercantum dalam kop surat undangan deklarasi itu berbeda dengan logo PPP.
"Dari logonya saja sudah salah, PPP tidak punya Logo seperti itu, apalagi dari konsep surat menyurat juga sudah jauh dari kaidah yang benar," tutur Ale.
"Masak nulis wassalamualaikum aja nyambung dengan kalimat terakhir. Jelas itu surat dibuat tidak profesional dan terkesan terburu-buru," tambahnya.
Lihat Juga :