Soal Debat Khusus Cawapres Ditiadakan, Perindo: Timbulkan Kecurigaan KPU Diintervensi
Sabtu, 02 Desember 2023 - 21:47 WIB
loading...
Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng mengatakan peniadaan debat khusus cawapres menimbulkan kecurigaan KPU diintervensi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Politik DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng merespons polemik debat khusus cawapres di Pilpres 2024 yang kabarnya tidak digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Jika hal itu benar terjadi, akan timbul kecurigaan KPU diintervensi politik.
"Sangat disayangkan KPU meniadakan debat khusus cawapres, ini menimbulkan kecurigaan jangan-jangan KPU mengalami intervensi politik. KPU akan dituduh oleh publik tidak melayani kepentingan rakyat untuk menghadirkan pemilu yang benar-benar demokratis," kata Yusuf, Sabtu (2/12/2023).
Yusuf mengatakan, wapres merupakan jabatan yang memiliki fungsi kerja seperti Presiden. Sehingga, sosok wapres harus mampu mengimbangi kualitas dari seorang presiden untuk memimpin negara.
Baca juga: Komisioner KPU Sebut Debat Cawapres Bakal Didampingi Capres
"Wapres adalah pembantu presiden yang akan menggantikan presiden jika presiden berhalangan hadir menjalankan tugasnya. Kualitas cawapres haruslah mumpuni setara dengan capres," ucap Yusuf -- yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Tengah itu, Sabtu (2/12/2023).
Untuk itu, Yusuf memandang KPU sebaiknya harus tetap menggelar debat cawapres untuk kebaikan penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut untuk menguji sejauh mana publik dapat melihat kualitas cawapres pilihannya. "KPU seharusnya menaikkan kualitas Pilpres, bukan malah menurunkannya," pungkasnya.
"Sangat disayangkan KPU meniadakan debat khusus cawapres, ini menimbulkan kecurigaan jangan-jangan KPU mengalami intervensi politik. KPU akan dituduh oleh publik tidak melayani kepentingan rakyat untuk menghadirkan pemilu yang benar-benar demokratis," kata Yusuf, Sabtu (2/12/2023).
Yusuf mengatakan, wapres merupakan jabatan yang memiliki fungsi kerja seperti Presiden. Sehingga, sosok wapres harus mampu mengimbangi kualitas dari seorang presiden untuk memimpin negara.
Baca juga: Komisioner KPU Sebut Debat Cawapres Bakal Didampingi Capres
"Wapres adalah pembantu presiden yang akan menggantikan presiden jika presiden berhalangan hadir menjalankan tugasnya. Kualitas cawapres haruslah mumpuni setara dengan capres," ucap Yusuf -- yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Tengah itu, Sabtu (2/12/2023).
Untuk itu, Yusuf memandang KPU sebaiknya harus tetap menggelar debat cawapres untuk kebaikan penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut untuk menguji sejauh mana publik dapat melihat kualitas cawapres pilihannya. "KPU seharusnya menaikkan kualitas Pilpres, bukan malah menurunkannya," pungkasnya.
Lihat Juga :