Karsiyah Ibunda Korban Tragedi Trisakti Meninggal, Aktivis 98: Reformasi Belum Tuntas

Senin, 27 November 2023 - 15:57 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Apa Penyebab Reformasi 1998 yang Kerap Disinggung Capres Ganjar?

Abe mengatakan, Karsiyah, Sumarsih, dan keluarga korban Tragedi Trisaksi terus melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, bukan sekali tetapi ratusan dan hingga saat ini 25 tahun berlalu. Abe melihat Karsiyah dan lainnya adalah ibu pejuang yang teruji komitmennya, memberikan kekuatan untuk terus melakukan perlawanan mengawal Reformasi tetap berada di jalan yang benar.

"25 tahun berlalu sejak Reformasi 1998, Ibu Karsiyah, Ibu Sumarsih, dan keluarga konsisten terus melakukan Aksi Kamisan di depan penguasa Istana Negara. Tidak bergeming, menyuarakan putranya yang gugur demi bangsa. Komitmen kuat ini adalah bensin penggerak adrenalin kami untuk terus berada di jalan Reformasi. Tidak melakukan kompromi, bekerja sama dengan pelaku, kolaborator, yang mencoba-coba menarik mundur jalan Reformasi," katanya.

Aktivis 98 lainnya, Hisia Martogi Lumban Gaol (Togi) mengenang peristiwa Trisakti adalah momentum yang tidak pernah dilupakan dalam hidupnya. Anak-anak muda saat itu memiliki tujuan yang sama yakni perubahan, berpikir kritis, kemuakan terhadap kekuasaan yang sewenang-wenang membawa republik demi kepentingan pragmatis semata.

"Hendriawan bukan saja Pahlawan Trisakti tetapi Pahlawan Bangsa, semangatnya adalah obor. Darahnya yang mengalir di bumi pertiwi adalah torehan tinta kebenaran. Kami berjuang, melakukan perubahan. Harapan Kami, perjuangan Hendriawan, menjadi obor anak-anak muda saat ini untuk berpikir kritis, berani melawan pihak yang mencoba membawa kemunduran republik. Perjuangan Hendriawan tidak boleh terhenti," kata Togi, Mahasiswa Manajemen Transportasi Udara Trisakti saat Reformasi bergulir.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Rekomendasi
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved