Gaya Blusukan Ganjar Dinilai Mirip dengan Jokowi, PDIP Ungkap Poin Perbedaannya
Kamis, 23 November 2023 - 02:40 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Hasto merasa, nilai tersebut juga terlibat pada sosok Ganjar. Ia pun mencontohkan gerakan Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah dengan menjalankan program. "Mboten Ngapusi, Mboten Korupsi," ujarnya.
Menurutnya, hal itu dilakukan Ganjar dan Mahfud, karena memahaminya sebagai spirit dari alam bawah sadar seluruh rakyat Indonesia. Bahwa penegakan hukum dan semangat memberantas KKN sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia.
"Dengan antikorupsi, dengan mencegah kebocoran APBN saja, dengan mencegah kebocoran penempatan jabatan-jabatan strategis, ini akan berpengaruh baik terhadap pendidikan, berpengaruh baik terhadap penciptaan lapangan pekerjaan yang sangat berguna bagi anak anak muda Indonesia," papar Hasto.
Ia merasa, Indonesia perlu belajar dari Singapura yang bersih dan sukses menciptakan tata pemerintahannya bersih dengan, clean. Dari situ kemudian negaranya menjadi maju.
"Maka Pak Ganjar dan Pak Mahfud akan membawa gerak cepat kemajuan itu, gerak cepat Indonesia unggul dengan melakukan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi," tutup Hasto.
Menurutnya, hal itu dilakukan Ganjar dan Mahfud, karena memahaminya sebagai spirit dari alam bawah sadar seluruh rakyat Indonesia. Bahwa penegakan hukum dan semangat memberantas KKN sangat penting bagi kemajuan bangsa Indonesia.
"Dengan antikorupsi, dengan mencegah kebocoran APBN saja, dengan mencegah kebocoran penempatan jabatan-jabatan strategis, ini akan berpengaruh baik terhadap pendidikan, berpengaruh baik terhadap penciptaan lapangan pekerjaan yang sangat berguna bagi anak anak muda Indonesia," papar Hasto.
Ia merasa, Indonesia perlu belajar dari Singapura yang bersih dan sukses menciptakan tata pemerintahannya bersih dengan, clean. Dari situ kemudian negaranya menjadi maju.
"Maka Pak Ganjar dan Pak Mahfud akan membawa gerak cepat kemajuan itu, gerak cepat Indonesia unggul dengan melakukan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi," tutup Hasto.
(maf)
Lihat Juga :