Berlangsung Meriah, Kecamatan Gunungpati Raih Juara Bola Voli Kader PKK se-Kota Semarang
Minggu, 19 November 2023 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Terkadang dijadwalkan kumpul jam 4 sore, namun para pemain datang satu jam kemudian karena dalam mengagendakan latihan harus pandai-pandai mengatur waktu antara bekerja dan mengurus rumah tangga. Sering kali, dalam latihan tidak berjalan maksimal lantaran salah satu pemain masih bekerja.
“Tapi, Alhamdulillah kami sudah punya dasarnya, servernya bisa nyerang, tosser pun sudah lumayan. Kami juga sudah sering ketemu, mingguan antaremak-emak gitu, jadi kami tinggal menyatukan feeling saja," kata spiker Kecamatan Gunungpati tersebut.
![Berlangsung Meriah, Kecamatan Gunungpati Raih Juara Bola Voli Kader PKK se-Kota Semarang]()
Pertandingan bola voli perempuan Kader PKK antarkecamatan se-Kota Semarang berlangsung meriah, Sabtu (18/11/2023). (Foto: dok Pemkot Semarang)
Sementara, Mia Widiawati (27), pemain Kecamatan Gunungpati lainnya mengaku Kecamatan Pedurungan manjadi lawan terberat. Bahkan timnya sempat pesimistis. Namun, sesama pemain bisa saling menguatkan hingga bisa meraih kemenangan. "Lawan terberat di delapan besar adalah Kecamatan Pedurungan, lalu semi final dengan Kecamatan Mijen, dan final melawan Kecamatan Banyumanik yang sebelum-sebelumnya memang juara bertahan," katanya.
Ibu muda dari Kelurahan Pakintelan, Gunungpati ini menyebut, kompetisi bola voli umum perempuan Kader PKK menjadi ajang ibu-ibu menyalurkan bakat. Pasalnya, mereka tak bisa berkompetisi karena terhalang oleh usia dan kesibukan mengurus keluarga.
"Harapannya terus dilakukan pertandingan seperti ini supaya di kalangan ibu-ibu ada kesempatan karena sejauh ini setelah menikah tidak ada event," ujarnya.
“Tapi, Alhamdulillah kami sudah punya dasarnya, servernya bisa nyerang, tosser pun sudah lumayan. Kami juga sudah sering ketemu, mingguan antaremak-emak gitu, jadi kami tinggal menyatukan feeling saja," kata spiker Kecamatan Gunungpati tersebut.
.jpg)
Pertandingan bola voli perempuan Kader PKK antarkecamatan se-Kota Semarang berlangsung meriah, Sabtu (18/11/2023). (Foto: dok Pemkot Semarang)
Sementara, Mia Widiawati (27), pemain Kecamatan Gunungpati lainnya mengaku Kecamatan Pedurungan manjadi lawan terberat. Bahkan timnya sempat pesimistis. Namun, sesama pemain bisa saling menguatkan hingga bisa meraih kemenangan. "Lawan terberat di delapan besar adalah Kecamatan Pedurungan, lalu semi final dengan Kecamatan Mijen, dan final melawan Kecamatan Banyumanik yang sebelum-sebelumnya memang juara bertahan," katanya.
Ibu muda dari Kelurahan Pakintelan, Gunungpati ini menyebut, kompetisi bola voli umum perempuan Kader PKK menjadi ajang ibu-ibu menyalurkan bakat. Pasalnya, mereka tak bisa berkompetisi karena terhalang oleh usia dan kesibukan mengurus keluarga.
"Harapannya terus dilakukan pertandingan seperti ini supaya di kalangan ibu-ibu ada kesempatan karena sejauh ini setelah menikah tidak ada event," ujarnya.
Lihat Juga :