Pidato Ganjar di KPU soal Pelemahan Demokrasi, Prabu Revolusi: Tak Bisa Dianggap Santai

Jum'at, 17 November 2023 - 17:51 WIB
loading...
Pidato Ganjar di KPU...
Deputi Komunikasi 360 TPN Ganjar-Mahfud, Prabu Revolusi menyebut pidato capres yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo tidak bisa dianggap sepele soal demokrasi di Indonesia saat ini. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Deputi Komunikasi 360 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud , Prabu Revolusi menyebut pidato capres yang didukung partai Perindo Ganjar Pranowo tidak bisa dianggap sepele soal demokrasi di Indonesia saat ini. Sebab pemimpin yang terpilih pada pesta demokrasi lima tahunan ini akan menentukan nasib seluruh rakyat Indonesia.

"Kemarin kita lihat Mas Ganjar berpidato dengan sungguh-sungguh karena merasa bahwa ini bukan permainan, ini tidak bisa dianggap santai, tidak bisa dianggap biasa-biasa saja," kata Prabu saat dihubungi, Jumat (17/11/2023).

Dalam pidatonya, Ganjar mengatakan, momen politik kali ini ditandai semacam pelemahan atas kondisi demokrasi. Hal itulah yang menyebabkan keadaan politik di Indonesia saat ini tidak sedang baik-baik saja.

Baca juga: Pemilu 2024, TPN Ganjar-Mahfud Komitmen Jaga Netralitas ASN

Prabu menyebut salah satu instrument yang menyebabkan demokrasi tidak baik, adalah ketidaknetralan oknum aparat dalam mengawal pemilu ini. Dengan melihat kejadian itu, dia meminta masyarakat ikut andil mengawasi agar pemilu dapat berjalan secara jujur, adil dan damai.

"Nah salah satu penyebabnya demokrasi kita tidak baik baik saja menurut kami adalah adanya modus, kemudian adanya indikasi ketidaknetralan dari oknum-oknum aparat," kata Prabu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Juta Warga AS Turun...
7 Juta Warga AS Turun ke Jalanan Lawan Trump dengan Gerakan No Kings, Ini 6 Alasannya
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved