Sejumlah Anggota Parpol Kritis Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahfud: Ada Upaya Pembungkaman

Jum'at, 17 November 2023 - 14:26 WIB
loading...
Sejumlah Anggota Parpol...
TPN Ganjar-Mahfud menilai, bahwa langkah pelaporan sejumlah anggota partai pendukung ke polisi buntut menyuarakan kritis merupakan bentuk pembungkaman. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menilai, langkah pelaporan sejumlah anggota partai pendukung ke polisi buntut menyuarakan kritis merupakan bentuk pembungkaman.

Sejatinya, sejumlahh anggota partai pendukung Ganjar-Mahfud yang dilaporkan ialah Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, politikus PDIP Adian Napitupulu, dan Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud Aiman Witjaksono.

Mereka dilaporkan Kepolisian buntut mengkritisi pemerintah. "Apa yang disampaikan oleh Pak Hasto, dan Bung Adian bukan hal baru. Dan sudah sering disampaikan oleh banyak pihak," kata Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Chiko Hakim saat dihubungi, Jumat (17/11/2023).

"Menjadi suatu keanehan ketika hanya mereka berdua yang dilaporkan. Ini juga berlaku dengan apa yang terjadi terhadap Aiman, di mana kecurigaan dan indikasi ketidaknetralan aparat banyak disampaikan oleh berbagai pihak," tambahnya.

Baca juga: Eggi Sudjana Nilai Pernyataan Aiman Witjaksono Tak Langgar UU

Kendati demikian Chiko menilai, laporan itu merupakan bentuk pembungkaman suara kritis terhadap praktil yang bisa mencederai demokrasi.

"Saya melihat ada upaya upaya pembungkaman terhadap suara suara yang keras menentang praktik-praktik tidak wajar yang mencederai demokrasi di negeri ini," ujarnya.

Chiko merasa janggal terhadap pelaporan tersebut. Apalagi, laporan itu dilayangkan oleh pihak ketiga. "Bukan oleh tanda kutip 'korban' atau pihak-pihak yang disebut oleh Pak Hasto, Adian atau pun Aiman," ucapnya.

"Kami melihat pihak pelapor dan siapa pun di belakang mereka ini, walau tahu lemahnya kekuatan hukum dari laporan mereka, seakan hanya ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa kalau ada suara yang kritis terhadap perilaku kekuasaan maupun aparat, akan berujung di kasus hukum," kata Chiko.

Kendati demikian, Chiko merasa, upaya pelaporan itu semakin menegaskan, demokrasi di Indonesia sedang tidak baik. "Cara-cara intimidasi seperti ini semakin menegaskan bahwa demokrasi kita sedang tidak baik baik saja," tandasnya.

Sekadar informasi, Hasto dan Adian dilaporkan ke polisi buntut mengkritisi pemerintah pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara Aiman, dilaporkan ke polisi imbas menyuarakan dugaan ketidaknetralan pada Pemilu 2024. Itu lantaran kamera pengawas di sejumlah Kantor KPUD terkoneksi dengan sejumlah Polres.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved