Spesifikasi Pesawat Tempur Super Tucano TNI AU yang Jatuh di Pasuruan
Kamis, 16 November 2023 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 2 Pesawat Super Tucano Jatuh di Pasuruan, TNI Masih Investigasi Penyebabnya
”EMB-314 Super Tucano merupakan hasil pengembangan pesawat latih EMB-312 Tucano yang dirilis pertama kali oleh Embraer pada 1983. EMB-314 Super Tucano sendiri baru diluncurkan pada tahun 1992,” bunyi keterangan tertulis dikutip SINDOnews.
Mengemban tugas yang multi role, dengan penekanan pada serangan ke permukaan, menuntut pesawat bermesin Pratt dan Whitney Canada PT6A-68C Turbo Propeller ini punya kemampuan manuver yang lincah. Dari parameter gravitasi, Super Tucano sanggup menahan gaya gravitasi maksimum hingga +7g dan -3.5g.
Pesawat Super Tucano dibekali sistem perlindungan proteksi untuk awak kabin. Kabin pilot dilindungi bahan baja kevlar pada sekeliling kokpit. Untuk keselamatan, pilot dilengkapi kursi lontar Martin Baker dengan pola zero-zero. Sistem buka tutup kanopi dapat diaktifkan secara elektrik. Soal kekuatan kaca kokpit, mampu menahan benturan burung pada kecepatan 300 knot.
Elemen perlindungan lebih ada ruang kokpit memang wajar untuk pesawat dengan misi antigerilya. Pasalnya, pesawat dengan ketinggian terbang rendah dan kecepatan terbatas, kerap bodi pesawat harus siap dalam menerima peluru yang ditembakkan musuh dari darat.
Sebagai pesawat tempur antigerilya, pesawat ini dilengkapi sistem senjata internal. Elemen organiknya adalah dua buah Senapan Mesin Berat (SMB) kaliber 12,7mm jenis FN Herstal M3P yang ditempatkan di setiap sayapnya.
”EMB-314 Super Tucano merupakan hasil pengembangan pesawat latih EMB-312 Tucano yang dirilis pertama kali oleh Embraer pada 1983. EMB-314 Super Tucano sendiri baru diluncurkan pada tahun 1992,” bunyi keterangan tertulis dikutip SINDOnews.
Mengemban tugas yang multi role, dengan penekanan pada serangan ke permukaan, menuntut pesawat bermesin Pratt dan Whitney Canada PT6A-68C Turbo Propeller ini punya kemampuan manuver yang lincah. Dari parameter gravitasi, Super Tucano sanggup menahan gaya gravitasi maksimum hingga +7g dan -3.5g.
Pesawat Super Tucano dibekali sistem perlindungan proteksi untuk awak kabin. Kabin pilot dilindungi bahan baja kevlar pada sekeliling kokpit. Untuk keselamatan, pilot dilengkapi kursi lontar Martin Baker dengan pola zero-zero. Sistem buka tutup kanopi dapat diaktifkan secara elektrik. Soal kekuatan kaca kokpit, mampu menahan benturan burung pada kecepatan 300 knot.
Elemen perlindungan lebih ada ruang kokpit memang wajar untuk pesawat dengan misi antigerilya. Pasalnya, pesawat dengan ketinggian terbang rendah dan kecepatan terbatas, kerap bodi pesawat harus siap dalam menerima peluru yang ditembakkan musuh dari darat.
Sebagai pesawat tempur antigerilya, pesawat ini dilengkapi sistem senjata internal. Elemen organiknya adalah dua buah Senapan Mesin Berat (SMB) kaliber 12,7mm jenis FN Herstal M3P yang ditempatkan di setiap sayapnya.
Lihat Juga :