Peneliti Politik BRIN Sebut Jokowi Terbuai Kekuasaan
Rabu, 15 November 2023 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Guru Besar Filsafat Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Franz Magnis Suseno mengaku sudah lama ragu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tepatnya ketika tidak mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) atas UU KPK. Dia mengaku bersama 70 orang ke Istana menghadap Jokowi dengan tujuan ingin UU KPK yang baru dibatalkan lewat Perppu.
"Saya tidak terlalu banyak ngomong di situ, presiden mendengarkan dengan penuh perhatian. Ada orang seperti Emir Salim, sahabat saya almarhum Azyumardi Azra dan selama dua jam kami minta presiden supaya pakai Perppu," kata Romo Magnis dalam acara bertajuk Menyelamatkan Demokrasi dari Cengkeraman Oligarki dan Dinasti Politik di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).
Romo Magnis menilai Perppu itu penting agar membuat KPK kembali kuat dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi. Namun sayang, kata dia, Presiden Jokowi tidak menghiraukan permintaan para tokoh bangsa.
"Presiden mendengarkan tetapi tidak menghiraukan. Di situ saya mulai ragu-ragu. Kok, kepentingan apa untuk mengebiri KPK," katanya.
"Saya tidak terlalu banyak ngomong di situ, presiden mendengarkan dengan penuh perhatian. Ada orang seperti Emir Salim, sahabat saya almarhum Azyumardi Azra dan selama dua jam kami minta presiden supaya pakai Perppu," kata Romo Magnis dalam acara bertajuk Menyelamatkan Demokrasi dari Cengkeraman Oligarki dan Dinasti Politik di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).
Romo Magnis menilai Perppu itu penting agar membuat KPK kembali kuat dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi. Namun sayang, kata dia, Presiden Jokowi tidak menghiraukan permintaan para tokoh bangsa.
"Presiden mendengarkan tetapi tidak menghiraukan. Di situ saya mulai ragu-ragu. Kok, kepentingan apa untuk mengebiri KPK," katanya.
(abd)
Lihat Juga :