Pemasangan Baliho Prabowo-Gibran oleh Oknum Polisi Harus Ditindak Tegas
Sabtu, 11 November 2023 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Julius, pemasangan baliho oleh polisi itu jelas menciderai sikap netral polisi dan merupakan bentuk kecurangan pemilu.
"Kami memandang dugaan pemasangan baliho oleh polisi semakin menunjukkan bahwa Presiden Jokowi terus menggunakan semua kekuataannya untuk memenangkan anaknya dalam Pemilu 2024," tegasnya.
Sebelumnya, baliho dari lawan politik Prabowo-Gibran justru diturunkan oleh aparat keamanan di beberapa tempat seperti di Bali dan lainnya. Lebih parah lagi, intervensi kekuasaaan terjadi dalam ruang hukum melalui drama di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan intervensi pada putusan MK Nomor 90 tentang Batas Usia Capres-Cawapres.
"Kami memandang kondisi ini membuat demokrasi dan pemilu menjadi tidak murni dan tidak sehat karena kekuasaan menggunakan seluruh kekuatan politiknya untuk memenangkan kandidat mereka yakni Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024," jelasnya.
Pemilu yang tadinya menjadi sarana kompetisi yang sehat dan membahagiakan telah tercederai. Menurut dia, hal itu menjadikan pemilu yang menakutkan dan menyeramkan karena kekuasaan menggunakan semua kewenangannya untuk memastikan kemenangannya dalam pemilu nanti bahkan sebelum pemilu dimulai.
"Kami memandang dugaan pemasangan baliho oleh polisi semakin menunjukkan bahwa Presiden Jokowi terus menggunakan semua kekuataannya untuk memenangkan anaknya dalam Pemilu 2024," tegasnya.
Sebelumnya, baliho dari lawan politik Prabowo-Gibran justru diturunkan oleh aparat keamanan di beberapa tempat seperti di Bali dan lainnya. Lebih parah lagi, intervensi kekuasaaan terjadi dalam ruang hukum melalui drama di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan intervensi pada putusan MK Nomor 90 tentang Batas Usia Capres-Cawapres.
"Kami memandang kondisi ini membuat demokrasi dan pemilu menjadi tidak murni dan tidak sehat karena kekuasaan menggunakan seluruh kekuatan politiknya untuk memenangkan kandidat mereka yakni Prabowo-Gibran dalam Pemilu 2024," jelasnya.
Pemilu yang tadinya menjadi sarana kompetisi yang sehat dan membahagiakan telah tercederai. Menurut dia, hal itu menjadikan pemilu yang menakutkan dan menyeramkan karena kekuasaan menggunakan semua kewenangannya untuk memastikan kemenangannya dalam pemilu nanti bahkan sebelum pemilu dimulai.
Lihat Juga :