Mahfud MD Ingatkan Anak Muda Harus Aktif, Ini 5 Faktor yang Memengaruhi Apatisme Politik
Sabtu, 11 November 2023 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Individu yang apatis terhadap politik dianggap tidak memperhatikan atau tidak terlibat dalam kegiatan politik. Sikap pasif umumnya mencirikan apatisme politik, di mana individu lebih mengandalkan perasaan ketika menghadapi permasalahan politik.
Penting untuk diakui bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi apatisme politik seseorang.
Ketidakminatan terhadap politik bisa timbul jika seseorang menganggap remeh manfaat yang diharapkan dari keterlibatan politik, dibandingkan dengan keuntungan dari berbagai aktivitas lainnya.
Kurangnya kesadaran terhadap perbedaan yang signifikan dalam keadaan sebelumnya dapat membuat seseorang merasa bahwa tindakannya tidak memiliki dampak yang berarti.
Misalnya, ketidakpedulian terhadap partai politik yang menang dalam pemilu karena keyakinan bahwa itu tidak akan mengubah keadaan atau memengaruhi dirinya.
Seseorang cenderung kurang terlibat dalam partai politik jika merasa bahwa tindakannya tidak memiliki dampak nyata, karena tidak dapat mengubah hasil secara jelas.
Keterlibatan yang kurang dapat terjadi jika seseorang percaya bahwa hasilnya akan memuaskan meskipun ia tidak berpartisipasi secara aktif.
Faktor yang memengaruhi apatisme politik terakhir yaitu keterbatasan pengetahuan seseorang tentang partai politik dapat menghambat efektivitasnya dalam berpartisipasi.
Itulah lima faktor yang memengaruhi apatisme politik seseorang. Jadi faktor yang manakah yang paling memengaruhi kalian untuk mengadopsi apatisme politik?
Penting untuk diakui bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi apatisme politik seseorang.
1. Anggap Remeh
Ketidakminatan terhadap politik bisa timbul jika seseorang menganggap remeh manfaat yang diharapkan dari keterlibatan politik, dibandingkan dengan keuntungan dari berbagai aktivitas lainnya.
2. Kurangnya Kesadaran
Kurangnya kesadaran terhadap perbedaan yang signifikan dalam keadaan sebelumnya dapat membuat seseorang merasa bahwa tindakannya tidak memiliki dampak yang berarti.
Misalnya, ketidakpedulian terhadap partai politik yang menang dalam pemilu karena keyakinan bahwa itu tidak akan mengubah keadaan atau memengaruhi dirinya.
3. Tidak Inginnya Keterlibatan
Seseorang cenderung kurang terlibat dalam partai politik jika merasa bahwa tindakannya tidak memiliki dampak nyata, karena tidak dapat mengubah hasil secara jelas.
4. Merasa Tidak Membawa Dampak
Keterlibatan yang kurang dapat terjadi jika seseorang percaya bahwa hasilnya akan memuaskan meskipun ia tidak berpartisipasi secara aktif.
5. Keterbatasan Pengetahuan
Faktor yang memengaruhi apatisme politik terakhir yaitu keterbatasan pengetahuan seseorang tentang partai politik dapat menghambat efektivitasnya dalam berpartisipasi.
Itulah lima faktor yang memengaruhi apatisme politik seseorang. Jadi faktor yang manakah yang paling memengaruhi kalian untuk mengadopsi apatisme politik?
(zik)
Lihat Juga :