Profil Wakasad Baru Letjen TNI Arif Rahman, Sosok Ramah yang Pernah Pimpin Pasukan Setan
Sabtu, 11 November 2023 - 05:45 WIB
loading...
A
A
A
Hebatnya, Arif berhasil mendapatkan kedua tiket pendidikan tersebut. Ia pun harus memutuskan satu pilihan. Setelah melalui pertimbangan dan saran kedua orang tua, Arif akhirnya memutuskan melanjutkan pendidikan di Akmil tahun 1986.
Arif merupakan junior mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Arif lulus Akmi tahun 1988 dan berpengalaman dalam bidang Infanteri. Karier militer Arif Rahman dimulai sebagai Danton Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan.
Dalam kariernya di TNI, Arif pernah menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 315/Garuda, yakni satuan tempur infanteri yang dikenal dengan julukan 'Pasukan Setan'.
Saat masih berpangkat Letnan Kolonel, Arif pernah menjabat Kasiter Korem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi, Dandim 0606/Kodya Bogor Korem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi, dan Sekretaris Pribadi (Sespri) Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad).
Karier militernya semakin mentereng setelah diangkat menjadi Gubernur Akmil. Setelah itu, dia menjabat sebagai Panglima Daerah Militer V/Brawijaya saat berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) menggantikan Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko.
Lalu, Arif Rahman diangkat menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) pada periode 2019-2020 dan Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Komsos pada periode 2020-2021.
Setelah itu ia menjabat Komandan Pusat Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Kodiklat TNI-AD tahun 2021-2022, Danpussenif TNI AD tahun 2022-2023, dan Dankodiklatad tahun 2023.
-Danton Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
-Danton II Ki B Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
-Pjs Kasi 1/Lidik Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
Arif merupakan junior mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Arif lulus Akmi tahun 1988 dan berpengalaman dalam bidang Infanteri. Karier militer Arif Rahman dimulai sebagai Danton Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan.
Dalam kariernya di TNI, Arif pernah menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 315/Garuda, yakni satuan tempur infanteri yang dikenal dengan julukan 'Pasukan Setan'.
Saat masih berpangkat Letnan Kolonel, Arif pernah menjabat Kasiter Korem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi, Dandim 0606/Kodya Bogor Korem 061/Surya Kencana Kodam III/Siliwangi, dan Sekretaris Pribadi (Sespri) Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad).
Karier militernya semakin mentereng setelah diangkat menjadi Gubernur Akmil. Setelah itu, dia menjabat sebagai Panglima Daerah Militer V/Brawijaya saat berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) menggantikan Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko.
Lalu, Arif Rahman diangkat menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) pada periode 2019-2020 dan Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Komsos pada periode 2020-2021.
Setelah itu ia menjabat Komandan Pusat Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Kodiklat TNI-AD tahun 2021-2022, Danpussenif TNI AD tahun 2022-2023, dan Dankodiklatad tahun 2023.
Berikut Perjalanan Karier Letjen TNI Arif Rahman di TNI:
Pangkat Letnan-Danton Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
-Danton II Ki B Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
-Pjs Kasi 1/Lidik Yonif 113/Jaya Sakti Kodam I/Bukit Barisan
Lihat Juga :