Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil, Mendagri: Dulu Saya Kapolri Sangat Terbantu

Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:54 WIB
loading...
Dorong Pemanfaatan Data...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong agar data kependudukan milik Ditjen Dukcapil dimanfaatkan secara maksimal oleh semua kementerian/lembaga. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong agar data kependudukan milik Ditjen Dukcapil dimanfaatkan secara maksimal oleh semua kementerian/lembaga. Dia mengaku data dukcapil sangat membantunya saat menjalankan tugas sebagai Kapolri.

Dia menyebut database kependudukan Dukcapil membantu Polri dalam melakukan revolusi penyidikan dan penyelidikan pelaku kejahatan. Hal ini disampaikan Tito saat perpanjangan kerja sama pemanfaatan data kependudukan antara Kemendagri dan Kejaksaan Agung (Kejagung). "Dulu sebagai Kapolri saya sangat terbantu dengan data dukcapil dalam rangka penegakkan hukum. Waktu itu dengan Pak Zudan juga Dirjennya," ujar Tito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Data Buronan Kejagung Sudah Masuk Kemendagri)

Tito mengungkapkan sebelum menggunakan data dukcapil, jika ada kasus pencurian atau kasus kriminal lainnya Polri melakukan penyidikan forensik dengan bukti sidik jari pelaku kejahatan di TKP. Sidik jari kemudian disimpan sampai ditangkap tersangka pelakunya. Barulah sidik jari dicocokkan dengan tersangka.

"Itu metode konvensional. Sekarang dengan menggunakan data dukcapil begitu ada sidik jari tidak perlu mencari orangnya. Langsung saja dicocokkan dengan sistem database kependudukan dukcapil. Dalam hitungan detik sudah diketahui siapa pemilik sidik jari. Ini membuat revolusi atau percepatan pengungkapan kasus kejahatan di kepolisian," ungkapnya. (Baca juga: Kejagung Rotasi Jamwas dan Jamintel, Ada Apa?)

Bahkan, apabila ditemukan korban yang sudah tidak bisa dikenali karena wajah dan tubuhnya rusak masih bisa dideteksi jika terdapat sidik jari. Jika masih ada sidik jari maka dalam sekejap bisa dengan mudah diungkap jati diri korban sehingga mudah menghubungi keluarganya. Dia pun mendorong Kejagung juga memanfaatkan semaksimal mungkin data milik dukcapil tersebut. "Demikian juga dengan Kejagung khususnya untuk kasus-kasus Tipikor, dalam teknik interogasi pemeriksaan dan lainnya data dukcapil sangat bermanfaat mempercepat kerja kita," tuturnya.

Namun Tito menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi. Dia memperingatkan agar tidak ada penyalahgunaan dalam pemanfaatannya. "Kita harus jaga hak privacy yang bersangkutan," tegasnya.

Pada kesempatan itu Jaksa Agung Burhanuddin berharap agar kerja sama ini dapat membantu seluruh Kejaksaan Agung, Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi dalam penegakkan hukum dengan lebih akurat dan efektif ke depannya. Dia bahkan menyebut hal ini akan meminimalisasi joki-joki pemeriksaan. “Kita dapat menerapkannya di dalam tugas-tugas kita dan kita tidak akan lagi ada kebohongan atau mungkin joki-joki dalam pemeriksaan,” dita angga

Dia menegaskan agar data kependudukan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya tanpa ada kepentingan pribadi. “Tentunya saya mengharapkan penggunaan ini lebih selektif dan tidak ada untuk kepentingan pribadi dan apabila teman-teman menggunakan dan menyalahgunakan maka akan dilakukan penindakan. Untuk itu dalam kesepakatan yang bagus ini saya mengucapkan terima kasih Pak Mendagri atas pelaksanaan ini,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Jaga Indonesia Pintar...
Jaga Indonesia Pintar Permudah Pelaporan Dugaan Penyelewengan Dana PIP
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Rekomendasi
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Berita Terkini
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved