Mahfud MD Ajak Anak Muda Hindari Apatisme Politik

Jum'at, 10 November 2023 - 11:38 WIB
loading...
Mahfud MD Ajak Anak...
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan masyarakat Indonesia, termasuk anak muda, bahwa pemilihan umum (pemilu) merupakan kesempatan krusial untuk menghindari apatisme politik. Pernyataan ini disampaikan Mahfud MD dalam sambutannya pada Dies Natalis ke-57 Universitas Pancasila.

"Pemilu itu bukan untuk memilih manusia yang sempurna, enggak ada manusia yang sempurna. Pemilu itu sedapat mungkin menghindarkan orang jahat menjadi pemimpin kita," ujarnya dalam orasi ilmiah, Kamis (9/11/2023).

Mahfud berharap masyarakat dapat menilai baik dan buruk dari setiap calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), serta memilih berdasarkan kepentingan dan aspirasi pribadi. "Selanjutnya saudara pilih berdasarkan kepentingan dan aspirasi saudara," kata Mahfud.

Mahfud yang kini merupakan Cawapres 2024 mendampingi Capres Ganjar Pranowo juga mengajak anak muda untuk hindari apatisme politik menjelang pemilu dan mengenali pasangan calon presiden/wakil presiden yang sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ia meminta anak muda untuk aktif berpartisipasi dalam praktik demokrasi, menyampaikan aspirasi, dan memilih presiden yang dianggap paling baik. "Jangan apatis, enggak boleh, anak-anak muda enggak boleh apatis. Mau tidak mau, anak-anak muda akan memimpin negara ini pada masa depan," tegas Mahfud.

Baca Juga: Pesantren Politik Pemuda Perindo, Ferry Kurnia: Hindari Politik Uang!

Lantas apa yang dimaksud dengan apatisme politik? Mengapa istilah ini kerap muncul saat hendak berjalannya pemilihan umum? Berikut ini adalah penjelasannya.

Apatisme Politik Penyakit yang Menyeluruh di Masyarakat


Apatisme politik, sikap tidak berminat terhadap politik, tidak hanya terjadi di kalangan muda tetapi juga merambah generasi sebelumnya. Sejumlah penyebab mengapa apatisme politik kerap muncul di masyarakat menjadi sorotan.

Apatisme politik dijelaskan sebagai ketidakberpartisipan dan penarikan diri dari proses politik. Menurut berbagai sumber, seperti Laster Milbarth dan M. L. Goel, apatisme adalah ketidakberaktivitasan partisipatif, serta ketidakpartisipan dalam pemilihan.

David F. Roth dan Frank L. Wilson menyebut apatisme politik sebagai "Apoliti" yang merupakan bagian dari partisipasi politik.

Orang apatis dianggap tidak peduli dengan politik atau tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik.

Apatisme politik umumnya mencirikan sikap pasif, di mana individu lebih mengandalkan perasaan dalam menghadapi permasalahan.

Michael Rush menyebutkan beberapa ciri apatisme, antara lain ketidakmampuan mengakui tanggung jawab pribadi, perasaan samar-samar, dan menerima otoritas tanpa tantangan.

Selain itu, terdapat juga tiga alasan mengapa sikap apatisme ini sendiri juga muncul.

Pertama, ketakutan akan konsekuensi negatif dari aktivisme politik dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan.Kedua, anggapan bahwa berpartisipasi dalam politik adalah hal sia-sia karena tidak berdampak pada proses politik. Ketiga, ketidaktertarikan untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik, di mana politik bukanlah fokus utama dalam
hidup mereka.

Penyebab apatisme politik biasanya memiliki keterkaitan dengan pengalaman politik masa lalu yang mengecewakan dan sikap para politisi yang merusak kepercayaan masyarakat. Kondisi ini bisa memicu rasa kecewa, kesal, marah, atau bahkan kebosanan jika kampanye politik hanya diwarnai janji manis yang seringkali tidak terealisasi. Sikap ini biasanya menuntun pada perilakunya berupa tindakan golput saat berlangsungnya pemilihan umum.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemuda Bulan Bintang:...
Pemuda Bulan Bintang: Jika Anak Muda Sayang Papua, Mari Tonton Pesta Babi
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Demi Akselerasi Pembangunan...
Demi Akselerasi Pembangunan Daerah, Generasi Muda Ingin Peran DPD Menguat
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved