Orasi Ilmiah di Universitas Pancasila, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Menjaga Hukum
Jum'at, 10 November 2023 - 00:04 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 itu juga menyatakan, sejatinya penerapan hukum yang benar tidak perlu ada pembelajaran. Mahfud meyakini penerapan hukum harus langsung terpatri dalam hati nurani setiap masyarakat juga para pemimpin bangsa.
"Kadang kok ada orang bilang 'saya bukan orang hukum nggak ngerti soal itu', gampang soal hukum itu, kesadaran hati nurani kita," ungkapnya.
Dalam momen tersebut, Mahfud juga menyinggung pejabat pemerintah yang bertugas sebagai pembuat instrumen hukum, ada yang tidak mematuhi apa yang mereka tetapkan.
Menurut Mahfud, para pejabat itu dapat dikatakan sebagai pengkhianat jika tidak menjunjung tinggi aturan hukum yang telah ditetapan.
"Oleh karena itu negara dan pejabat-pejabatnya kalau tidak bisa melaksanakan hukum dengan baik, maka dia berkhianat terhadap bangsa dan negara," tegas Mahfud MD.
Dalam orasi yang sama, mahfud MD juag sempat memberikan contoh salah satu negara yang pemimpinnya menyepelekan hukum dan selalu mengubah konstitusi hingga negara tersebut mengalami kehancuran.
Mahfud bercerita presiden di negara tersebut melakukan kecurangan dalam pemilu meski negaranya berprinsip demokrasi. Rakyatnya selalu disuruh memilih namun yang menang tetap presiden tersebut.
"Kadang kok ada orang bilang 'saya bukan orang hukum nggak ngerti soal itu', gampang soal hukum itu, kesadaran hati nurani kita," ungkapnya.
Dalam momen tersebut, Mahfud juga menyinggung pejabat pemerintah yang bertugas sebagai pembuat instrumen hukum, ada yang tidak mematuhi apa yang mereka tetapkan.
Menurut Mahfud, para pejabat itu dapat dikatakan sebagai pengkhianat jika tidak menjunjung tinggi aturan hukum yang telah ditetapan.
"Oleh karena itu negara dan pejabat-pejabatnya kalau tidak bisa melaksanakan hukum dengan baik, maka dia berkhianat terhadap bangsa dan negara," tegas Mahfud MD.
Dalam orasi yang sama, mahfud MD juag sempat memberikan contoh salah satu negara yang pemimpinnya menyepelekan hukum dan selalu mengubah konstitusi hingga negara tersebut mengalami kehancuran.
Mahfud bercerita presiden di negara tersebut melakukan kecurangan dalam pemilu meski negaranya berprinsip demokrasi. Rakyatnya selalu disuruh memilih namun yang menang tetap presiden tersebut.
Lihat Juga :