Protes Namanya Dicatut Dukung Amin, Waketum DMI Tolak Ditarik-tarik ke Politik Praktis

Selasa, 07 November 2023 - 13:01 WIB
loading...
Protes Namanya Dicatut...
Waketum DPP Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jenderal Pol (Purn) Syafruddin Kambo menolak untuk ditarik-tarik ke politik praktis jelang Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Dewan Masjid Indonesia (DMI) KomjenPol (Purn) Syafruddin Kambo protes kepada eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin karena namanya dimasukkan dalam daftar rombongan saat berkunjung ke Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2023).

Syafruddin menegaskan bahwa sudah menolak permintaan Din Syamsuddin untuk ikut dalam rombongan kunjungan ke Nasdem Tower. Ia mengatakan posisinya saat ini melarang dirinya terlibat dalam politik praktis.Baca juga: Waketum DMI dan Sekjen Liga Muslim Dunia Bahas Perkembangan Dunia Islam

"Kemarin saya sudah bilang ke Pak Din, saya tidak terlibat politik praktis, Dewan Masjid tidak boleh dibawa ke dalam politik, tapi nama saya tetap dimasukkan ke dalam daftar rombongan," ujar dia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Ia pun menyayangkan Din Syamsuddin yang masih mencantumkan namanya dalam daftar rombongan yang hadir dalam kunjungan bernuansa politis tersebut. Sebab, tutur dia, kunjungan Din Syamsuddin ke Nasdem merupakan bentuk dukungan terbuka kepada pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Ketua Asfa Foundation ini menekankan dirinya tidak hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk juga pada pertemuan-pertemuan yang bernuansa politis lainnya. Ia mendesak agar Din Syamsuddin untuk segera meralat soal ini.

"Sekali lagi saya meminta Pak Din untuk segera meralat ke semua media yang memuat pemberitaan soal kehadiran saya di pertemuan kemarin. Sekali lagi saya tekankan, Dewan Masjid tidak boleh terlibat politik, saya pun demikian menolak terlibat di politik praktis," tutur dia.

Diketahui, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin tiba di Nasdem Tower, Jakarta Pusat. Ia datang bersama sejumlah tokoh agama. Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh langsung menyambut dan memeluk hangat Din Syamsuddin.

Pantauan, Din beserta rombongan tiba di Nasdem pada pukul 15.25 WIB, mereka kompak mengenakan syal bendera Palestina. Din tiba di NasDdm langsung disambut oleh jajaran partai Nasdem di antaranya Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim, Ketua DPP Partai Nasdem Effendy Choirie beserta jajaran lainnya.

Setelah itu, Din langsung diarahkan ke Lantai 4 NasDem Tower untuk bertemu dengan Surya Paloh. Selang beberapa menit, Surya Paloh tiba di Ballroom dan menyapa beberapa tokoh agama lain sebelum dirinya menyapa Din.

Dalam daftar rombongan yang diterima awak media, tertulis bahwa Din Syamsuddin mengajak 15 tokoh dan Syafruddin dimasukkan dalam daftar tersebut. Padahal saat di lokasi, Syafruddin tidak terlihat hadir.

Sekadar informasi, usai pensiun dari kepolisian, Syafruddin dikenal sebagai sosok yang bergerak dalam bidang kemanusiaan dan pendidikan berskala nasional maupun internasional.

Sepak terjangnya di dunia Internasional tak perlu diragukan, sebut saja bagaimana upayanya bersama ASFA Foundation dan Liga Muslim Dunia untuk membahas perdamaian dunia, pendidikan dan kemanusiaan.

Bahkan secara khusus Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Isa mengajak Syafruddin untuk membahas rencana penyelenggaraan Konferensi Cendekiawan Muslim Dunia. Rencananya, konferensi ini akan dihadiri para tokoh etnis dan agama dari belahan dunia.

Baca juga: Didukung 20 Provinsi, Syafruddin Kembali Jabat Ketua Dewan Pembina DMDI Indonesia

Keterlibatannya di kancah internasional memang memposisikan dirinya sebagai vote getter, tapi Syafruddin menolak untuk ditarik-tarik ke politik praktis. Ia ingin netral dan fokus dalam mendorong kemajuan di bidang pendidikan dan kemanusiaan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Berita Terkini
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved