PPUMI Deklarasikan Gerakan Zero Stunting, Ciptakan Generasi Emas 2045
Jum'at, 03 November 2023 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Munifah juga mengatakan, calon orang tua seharusnya mendapat pembekalan mengenai penanganan stunting sejak dini, bahkan bisa sejak remaja. Mereka diberi tahu soal kesehatan reproduksi, tumbuh kembang anak, hingga cara mengatasi aneka persoalan perawatan anak.
Karena itu, Munifah berharap, adanya gerakan ini dapat mewujudkan zero stunting pada 2030. Prevalansi stunting nasional kekinian mencapai 21,6 persen.
"Dengan diawali target penurunan angka stunting nasional turun menjadi 14 persen pada 2024. Karena itu, perlu kerja sama berbagai pihak untuk mengatasinya," ujar dia.
Sementara itu, Menteri Keuangan sekaligus Ketua Dewan Pembina PPUMI Sri Mulyani Indrawati dalam pidato pengarahannya menegaskan bahwa UMKM yang dikelola perempuan sangat penting dalam memajukan perekonomian nasional. Selain itu, UMKM yang dikelola perempuan juga berperan penting dalam mengatasi stunting.
Karena itu, menurutnya, butuh kerja sama lintas sektoral dan pihak untuk mengatasi stunting tersebut. "Perempuan menunjukkan punya nilai tambah bagi perekonomian Indonesia," pungkasnya.
Karena itu, Munifah berharap, adanya gerakan ini dapat mewujudkan zero stunting pada 2030. Prevalansi stunting nasional kekinian mencapai 21,6 persen.
"Dengan diawali target penurunan angka stunting nasional turun menjadi 14 persen pada 2024. Karena itu, perlu kerja sama berbagai pihak untuk mengatasinya," ujar dia.
Sementara itu, Menteri Keuangan sekaligus Ketua Dewan Pembina PPUMI Sri Mulyani Indrawati dalam pidato pengarahannya menegaskan bahwa UMKM yang dikelola perempuan sangat penting dalam memajukan perekonomian nasional. Selain itu, UMKM yang dikelola perempuan juga berperan penting dalam mengatasi stunting.
Karena itu, menurutnya, butuh kerja sama lintas sektoral dan pihak untuk mengatasi stunting tersebut. "Perempuan menunjukkan punya nilai tambah bagi perekonomian Indonesia," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :