Relawan Sebut Jokowi Pantas Marah ke Menteri: Obatnya Reshuffle!
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:43 WIB
loading...
Ketua Umum Relawan Jokowi (Rejo) HM Darmizal saat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjukkan kekecewaannya kepada menteri yang dianggap bekerja lamban dan berkinerja rendah dalam menghadapi dampak pandemi virus Corona (Covid-19).
Kali ini, hal yang disoroti Jokowi mengenai sense of crisis para pembantunya di masa pandemi Covid-19 yang dianggapnya kurang dimiliki para menteri. Tercatat, sudah tiga kali Kepala negara mengungkapkan kekesalannya tersebut pada rapat kabinet.
"Di kementerian-kementerian, di lembaga ini, aura krisisnya belum betul-betul belum. Masih sekali lagi terjebak pada pekerjaan harian, enggak tahu prioritas yang harus dikerjakan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2020. (Baca juga: Jokowi Sebut Menterinya Terjebak Rutinitas, Enggak Tahu Prioritas )
Mendengar ungkapan kekecewaan Presiden Jokowi itu, Ketua Umum Relawan Jokowi atau Rejo, HM Darmizal menilai Jokowi terlalu sabar dalam menghadapi pembantunya yang berkinerja rendah.
Seharusnya, kata dia, Jokowi mengganti pembantu yang tidak mampu mengimbangi kerjanya untuk segera memperbaiki keadaan.
"Presiden Jokowi marah, Rejo pasti kecewa. Mestinya pembantu Jokowi sudah bergerak lebih cepat, melaksanakan arahan presiden, mencari solusi, membuat terobosan yang cerdas agar Indonesia selamat dari krisis yang sudah melanda banyak negara di dunia," tutur Darmizal dalam keteranganya, Rabu (5/8/2020).
Kali ini, hal yang disoroti Jokowi mengenai sense of crisis para pembantunya di masa pandemi Covid-19 yang dianggapnya kurang dimiliki para menteri. Tercatat, sudah tiga kali Kepala negara mengungkapkan kekesalannya tersebut pada rapat kabinet.
"Di kementerian-kementerian, di lembaga ini, aura krisisnya belum betul-betul belum. Masih sekali lagi terjebak pada pekerjaan harian, enggak tahu prioritas yang harus dikerjakan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 3 Agustus 2020. (Baca juga: Jokowi Sebut Menterinya Terjebak Rutinitas, Enggak Tahu Prioritas )
Mendengar ungkapan kekecewaan Presiden Jokowi itu, Ketua Umum Relawan Jokowi atau Rejo, HM Darmizal menilai Jokowi terlalu sabar dalam menghadapi pembantunya yang berkinerja rendah.
Seharusnya, kata dia, Jokowi mengganti pembantu yang tidak mampu mengimbangi kerjanya untuk segera memperbaiki keadaan.
"Presiden Jokowi marah, Rejo pasti kecewa. Mestinya pembantu Jokowi sudah bergerak lebih cepat, melaksanakan arahan presiden, mencari solusi, membuat terobosan yang cerdas agar Indonesia selamat dari krisis yang sudah melanda banyak negara di dunia," tutur Darmizal dalam keteranganya, Rabu (5/8/2020).