Latgab Persekutuan FPDA, untuk Hadapi Indonesia?

Senin, 30 Oktober 2023 - 05:05 WIB
loading...
Latgab Persekutuan FPDA,...
Ilustrasi: Masyudi/SINDOnews
A A A
NEGARA-negara yang tergabung dalam persekutuan Five Power Defense Arrangement (FPDA) belum lama ini menggelar latihan militer gabungan di Malaysia. Latihan yang melibatkan 400 personel militer dari Australia ditambah prajurit Inggris, Selandia Baru, dan Singapura diarahkan untuk meningkatkan interoperabilitas militer, memperkuat hubungan profesional, serta meningkatkan kemampuan operasi gabungan dalam lingkungan multi-ancaman di antara negara anggota persekutuan.

baca juga: 8 Keunggulan Latihan Militer Gabungan Anggota ASEAN

Dalam latihan yang digelar selama dua minggu, Australia tercatat mengerahkan kekuatan paling besar, di antaranya berupa pesawat F/A-18 Super Hornet, pesawat angkut militer C-27J Spartan, kapal perusak berpeluru kendali kelas Hobart, dan HMAS Brisbane.

Kepala Operasi Gabungan Australia, Letnan Jenderal Greg Bilton AO, CSC, menekankan komitmen kuat negerinya terhadap FPDA yang telah memberikan landasan stabilitas regional selama setengah abad. Tentu saja, muara latihan anggota FPDA diarahkan untuk memperkuat kerja sama memudah kekuatan militer anggota untuk bekerja sama ketika diperlukan.

Dibanding latihan gabungan militer seperti Latgab Cooperation Afloat Readiness and Training (Carat) atau Latgab Garuda Shield yang intes digelar di kawasan dan melibatkan TNI, latgab anggota FDPA relatif jarang terdengar. Kalaupun digelar, gaungnya juga tidak begitu besar. Terakhir, mereka menggelar latihan pada Oktober 2021 dengan tajuk ‘Bersama Gold 2021’ untuk memperingati 50 tahun keberadaan FPDA.

Dari sisi skala pelibatan alutsista, latgab 2021 jauh lebih besar. Seperti dilansir USNI News, latgab total melibatkan 2.600 personel, 10 kapal, satu kapal selam, enam helikopter maritim, tiga pesawat patroli maritim, 25 pesawat tempur, dua pesawat pendukung. Satu pesawat komando dan kontrol berpartisipasi dalam latihan tersebut.

baca juga: Amerika-Filipina Akan Gelar Latihan Militer Gabungan Terbesar

Sebelumnya, latgab militer FPDA digelar pada 2019. Latihan yang dilaksanakan di Malaysia itu melibatkan sekitar 3.000 personel militer, lebih dari selusin kapal, dan 100 pesawat terbang dari lima negara anggota.

Meski gaung latgab FPDA tidak menggetarkan, bagi Indonesia eksistensi pakta pertahanan tersebut dan langkah menggelar latgab tetap patut mendapat perhatian. Betapa tidak, bila dirunut sejarahnya, kelahiran FPDA spesifik diarahkan untuk menghadapi Indonesia yang ketika itu berkonfrontasi dengan Malaysia.

Namun dalam kondisi damai seperti saat ini, dan negara-negara anggota FPDA menjalin hubungan mesra dengan Indonesia, eksistensi FPDA dan latgab yang digelar pun menimbulkan tanda tanya.

Pertanyaan dimaksud antara lain, apakah sejatinya masih menganggap Indonesia masih musuh potensial? Bila dengan Indonesia sudah menjalin hubungan mesra, lantas negara mana yang menjadi ancaman? Sebaliknya dari perspektif Jakarta, apakah FPDA masih layak dipertimbangkan sebagai ancaman?

Tujuan Pembentukan dan Dinamika

Berdasar sejarah, FPDA merupakan kerja sama pertahanan yang ditandatangani pada 1971 antara Inggris, Australia, Selandia Baru, Malaysia dan Singapura. Tujuan pembentukan sebagai wadah konsultasi 5 negara anggota untuk bersama-sama menentukan tindakan apa yang harus diambil secara kolektif atau terpisah dalam merespons munculnya ancaman atau serangan.

baca juga: AS Pantau Latihan Militer China di Sekitar Taiwan

Pembentukan FDPA dilakukan setelah Inggris pada Januari 1968 mengumumkan segera menarik pasukannya dari Malaysia dan Singapura pada 1971, sebagai hasil keputusan pada 1967 untuk menarik pasukannya di sebelah timur Terusan Suez.

Penarikan ini berkonsekwensi pada penghentian jaminan pertahanan Britania Raya atas Malaysia dan Singapura di bawah Perjanjian Pertahanan Anglo-Malaya. Karena itulah, 5 negara membuat keputusan bersama sebagai solusi atas kemungkinan serangan terhadap Malaysia dan Singapura setelah pasukan Inggris tidak lagi melindunginya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Indonesia-Prancis Bakal...
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus pada September 2026
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Serangan kian Masif,...
Serangan kian Masif, Pembentukan UU Keamanan Siber Tak Bisa Lagi Ditunda
Buka Rakernis Reskrim,...
Buka Rakernis Reskrim, Kapolri Instruksikan Ciptakan Rasa Aman dan Keadilan untuk Masyarakat
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain
2 Tentara AS Hilang...
2 Tentara AS Hilang dalam Latihan Perang di Maroko, Diduga Jatuh ke Laut
Rekomendasi
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved