Hasto Sedih Gibran Jadi Cawapres, Ganjar: Banteng Enggak Cengeng
Minggu, 29 Oktober 2023 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ganjar-Mahfud Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 7%, Ekonom: Bisa Lebih
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan partainya sedang sedih dan luka hati, terkait proses pencalonan cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka, kader PDIP yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"PDI Perjuangan saat ini dalam suasana sedih, luka hati yang perih, dan berpasrah pada Tuhan dan Rakyat Indonesia atas apa yang terjadi saat ini," ucap Hasto dalam keterangannya, Minggu (29/10/2023).
“Ketika DPP Partai bertemu dengan jajaran anak ranting dan ranting sebagai struktur partai paling bawah, banyak yang tidak percaya bahwa ini bisa terjadi. Kami begitu mencintai dan memberikan privilege yang begitu besar kepada Presiden Jokowi dan keluarga, namun kami ditinggalkan karena masih ada permintaan lain yang berpotensi melanggar pranatan kebaikan dan Konstitusi," tambahnya.
Hasto menyebut jajaran PDI Perjuangan hanya berdoa. Kendati demikian kenyataan benar terjadi, KIM dengan Capres Prabowo Subianto menggandeng Cawapres Gibran. "Seluruh simpatisan, anggota dan kader partai sepertinya belum selesai rasa lelahnya setelah berturut-turut bekerja dari 5 pilkada dan 2 pilpres. Itu wujud rasa sayang kami. Pada awalnya kami memilih diam," ujarnya.
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan partainya sedang sedih dan luka hati, terkait proses pencalonan cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka, kader PDIP yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
"PDI Perjuangan saat ini dalam suasana sedih, luka hati yang perih, dan berpasrah pada Tuhan dan Rakyat Indonesia atas apa yang terjadi saat ini," ucap Hasto dalam keterangannya, Minggu (29/10/2023).
“Ketika DPP Partai bertemu dengan jajaran anak ranting dan ranting sebagai struktur partai paling bawah, banyak yang tidak percaya bahwa ini bisa terjadi. Kami begitu mencintai dan memberikan privilege yang begitu besar kepada Presiden Jokowi dan keluarga, namun kami ditinggalkan karena masih ada permintaan lain yang berpotensi melanggar pranatan kebaikan dan Konstitusi," tambahnya.
Hasto menyebut jajaran PDI Perjuangan hanya berdoa. Kendati demikian kenyataan benar terjadi, KIM dengan Capres Prabowo Subianto menggandeng Cawapres Gibran. "Seluruh simpatisan, anggota dan kader partai sepertinya belum selesai rasa lelahnya setelah berturut-turut bekerja dari 5 pilkada dan 2 pilpres. Itu wujud rasa sayang kami. Pada awalnya kami memilih diam," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :