Temui Megawati dan Puan, Gibran Diminta Turun ke Bawah
Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, FX Hadi Rudyatmo mengatakan dalam pertemuan tersebut memang ada pembicaraan soal Pilkada Kota Solo. Sebagai Ketua DPC PDIP Solo, dia mengaku akan mulai memperkenalkan Gibran kepada struktur partai di kotanya.
"Pesannya Ibu Mega ya tadi disampaikan tetap harus turun ke bawah, apa yang harus dilakukan usai terpilih harus sesuai dengan apa yang disampaikan saat kampanye. Itu saja, sederhana saja," kata Rudy.
Bagaimana dengan Purnomo yang awalnya diajukan PDIP Solo sebagai calon wali kota? Rudy mengatakan wakil wali kotanya itu mendukung dan merestui Gibran – Teguh. Tapi, Purnomo memilih tak masuk tim pemenangan karena sempat dikabarkan terinfeksi Covid-19.
"Karena beliau sudah kondisi Covid kayak begini, mending tak masuk tim pemenangan. Tapi kalau minta saran dan sebagainya, beliau mau masuk jalan terus," kata Rudy.
Apakah Purnomo masih menyimpan rasa sakit hati karena gagal menjadi calon wali kota? Rudy mengatakan dari awal PDIP Solo sudah memberi masukan ke Purnomo bahwa berpolitik itu harus siap dengan kondisi apapun. "Berpolitik itu harus siap. Siap kecewa dan siap dikecewakan. Itu harus dipegang. Kalau tak pegang itu, jangan masuk partai politik," tandasnya.
"Pesannya Ibu Mega ya tadi disampaikan tetap harus turun ke bawah, apa yang harus dilakukan usai terpilih harus sesuai dengan apa yang disampaikan saat kampanye. Itu saja, sederhana saja," kata Rudy.
Bagaimana dengan Purnomo yang awalnya diajukan PDIP Solo sebagai calon wali kota? Rudy mengatakan wakil wali kotanya itu mendukung dan merestui Gibran – Teguh. Tapi, Purnomo memilih tak masuk tim pemenangan karena sempat dikabarkan terinfeksi Covid-19.
"Karena beliau sudah kondisi Covid kayak begini, mending tak masuk tim pemenangan. Tapi kalau minta saran dan sebagainya, beliau mau masuk jalan terus," kata Rudy.
Apakah Purnomo masih menyimpan rasa sakit hati karena gagal menjadi calon wali kota? Rudy mengatakan dari awal PDIP Solo sudah memberi masukan ke Purnomo bahwa berpolitik itu harus siap dengan kondisi apapun. "Berpolitik itu harus siap. Siap kecewa dan siap dikecewakan. Itu harus dipegang. Kalau tak pegang itu, jangan masuk partai politik," tandasnya.
(nbs)
Lihat Juga :