DML Sebut Perlu Kolaborasi Selesaikan Masalah Lingkungan Hidup di Indonesia
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 13:12 WIB
loading...
Ketua Dana Mitra Lingkungan (DML) Nina Meilina menyatakan masalah lingkungan hidup harus menjadi prioritas yang harus diselesaikan di Indonesia. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dana Mitra Lingkungan (DML) Nina Meilina menyatakan masalah lingkungan hidup harus menjadi prioritas yang harus diselesaikan di Indonesia. Karena itu, berbagai program strategis dalam menyelesaikan isu lingkungan harus melibatkan kolaborasi semua pihak.
"Dari sepuluh masalah lingkungan hidup terbesar di Indonesia, DML memberikan perhatian besar kepada masalah sampah dan perubahan iklim, khususnya isu karbon. DML tetap berusaha menemukan dan merangkul para perintis, mitra lingkungan di berbagai isu,” ujar Nina dalam sambutannya di acara peringatan 40 tahun DML bertajuk “Perjalanan Panjang Selembar Daun Sirih” di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
Baca juga: Mengenal Dinasti Madura, Trah Kerajaan yang Siap Menangkan Ganjar Pranowo
Nina menyadari saat ini merupakan zaman kolaboratif. Untuk itu, DML akan terus berperan aktif menjadi mediator antara pemerintah, pelaku industri/pengusaha, masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam menyelesaikan persoalan lingkungan hidup.
“DML akan terus menjalankan fungsinya merajut pola hubungan kemitraan yang sinergis dengan keempat pihak tersebut untuk menjadi Centre of Excellence (Pusat Keunggulan) Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan,” jelas Nina Meilina dalam sambutan pembuka.
"Dari sepuluh masalah lingkungan hidup terbesar di Indonesia, DML memberikan perhatian besar kepada masalah sampah dan perubahan iklim, khususnya isu karbon. DML tetap berusaha menemukan dan merangkul para perintis, mitra lingkungan di berbagai isu,” ujar Nina dalam sambutannya di acara peringatan 40 tahun DML bertajuk “Perjalanan Panjang Selembar Daun Sirih” di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
Baca juga: Mengenal Dinasti Madura, Trah Kerajaan yang Siap Menangkan Ganjar Pranowo
Nina menyadari saat ini merupakan zaman kolaboratif. Untuk itu, DML akan terus berperan aktif menjadi mediator antara pemerintah, pelaku industri/pengusaha, masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam menyelesaikan persoalan lingkungan hidup.
“DML akan terus menjalankan fungsinya merajut pola hubungan kemitraan yang sinergis dengan keempat pihak tersebut untuk menjadi Centre of Excellence (Pusat Keunggulan) Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan,” jelas Nina Meilina dalam sambutan pembuka.
Lihat Juga :