Survei Indikator Politik: Hampir 50% Responden Khawatirkan Politik Dinasti

Kamis, 26 Oktober 2023 - 21:29 WIB
loading...
Survei Indikator Politik:...
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Sampang memprotes putusan MK yang dinilai sebagai upaya melanggengkan politik dinasti, Jumat (20/10/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia baru saja merilis hasil survei terbarunya mengenai 'Peta Elektoral Pasca-pengumuman Putusan MK'. Hasilnya, terlihat bahwa hampir 50 persen responden mengaku khawatir dengan adanya politik dinasti .

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Hendro Prasetyo mengatakan, politik dinasti dan putusan MK soal batas usia cap capres-cawapres merupakan dua isu yang sangat penting.

"Karena masalah politik dinasti ini kan salah satu amanah reformasi, salah satunya adalah itu (dinasti politik). Kemudian ini kaitannya dengan putusan MK. Nah kita ingin melihat bagaimana tanggapan dan pengetahuan publik, sikap mereka tentang apa yang sedang berlangsung dan sudah diputuskan ini," kata Hendro saat memaparkan hasil survei secara daring, Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Terkait Dinasti Politik, Jokowi Sebut yang Menentukan Rakyat

Hasilnya sebanyak 14,6 persen responden mengaku sangat khawatir dengan politik dinasti, dan 33,0 persen cukup khawatir. Sehingga totalnya adalah 47,6 persen orang mengkhawatirkan politik dinasti akan terjadi.

"Yang pertama kita bertanya secara umum bagaimana ibu bapak menilai politik dinasti di Indonesia, apakah sangat mengkhawatirkan, cukup mengkhawatirkan, biasa saja, tidak begitu mengkhawatirkan, atau tidak mengkhawatirkan sama sekali. Nah ini pertanyaan yang sangat umum tentang politik dinasti," katanya.

"Temuannya, mereka yang mengatakan sangat mengkhawatirkan dan cukup mengkhawatirkan kalau dijumlah itu sekitar 47,6 persen, hampir separuh, itu yang sangat mengkhawatirkan," sambungnya.

Di sisi lain, kata Hendro, ada sebanyak 33,7 persen responden yang mengatakan biasa saja, 5,9 persen mengaku tidak begitu mengkhawatirkan politik dinasti, dan 1,6 persen tidak mengkhawatirkan sama sekali.

"Nah ini terpilah nih masalah politik dinasti tanggapannya tentang, evaluasi tentang kondisi politik atau tentang fenomena politik dinasti," ucapnya.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada 16-20 Oktober 2023, artinya survei dilakukan pacsaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batas usia capres-cawapres, sebelum Gibran Rakabuming Raka diumumkan sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 2.567 orang. Dengan margin of error sekitar 1,97 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK
Rekomendasi
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved