Ganjar-Mahfud Akan Perkuat Geopolitik Indonesia, Ini Pengertian dan Fungsinya Bagi Negara
Kamis, 26 Oktober 2023 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun sejarah istilah ini terkait dengan Eropa, masyarakat Nusantara memiliki pandangan uniknya terhadap konsep ini. Hal ini diungkapkan dalam Serat Sasangka Jati pada 1932 di Surakarta, di mana R. Soenarto Martowardojo, dengan inspirasi ilahi (Suksma Sejati), menjelaskan interaksi unsur-unsur alam seperti api, air, angin, dan tanah di suatu wilayah memengaruhi karakter dan kondisi fisik penduduk yang tinggal di sana.
Itulah sebabnya karakter dan kondisi fisik masyarakat tersebut menjadi fokus utama dalam studi interaksi geopolitik di berbagai masyarakat dunia yang beragam, tetapi saat ini, dengan bantuan teknologi, semua masyarakat menjadi lebih terhubung. Oleh karena itu, kesadaran geopolitik menjadi sangat penting untuk menghindari potensi konflik akibat perbedaan karakter dan pemahaman antara entitas yang berinteraksi.
Secara keseluruhan, Geopolitik juga dapat diinterpretasikan sebagai sistem politik atau aturan yang mendasari kebijakan dan strategi nasional suatu negara berdasarkan letak geografisnya. Namun, seberapa penting pemahaman terhadap konsep Geopolitik bagi sebuah negara, terutama seperti Indonesia?
Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, memperkenalkan konsep pentingnya memahami Geopolitik suatu negara, termasuk Indonesia, mengingat posisinya yang berada di persimpangan geografis dalam kerangka hubungan internasional.
Agus menjelaskan melalui pendekatan teori Geopolitik, kita dapat mengkaji lebih mendalam keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan aspek politik, pertahanan, keamanan, ekonomi, perdagangan, jalur perdagangan dunia, iklim, perdagangan narkoba, dan terorisme. Hal ini membantu Indonesia untuk terus tumbuh dan menjadi bangsa yang besar serta terhormat dengan memperhatikan keragaman masyarakatnya dari Sabang hingga Merauke.
Situasi politik global yang sedang dalam ketidakstabilan pada saat ini pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari konteks strategis nasional Indonesia, tetapi keduanya memiliki keterkaitan dan dampak yang signifikan. Banyak kepentingan nasional Indonesia, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang, dipengaruhi oleh dinamika global tersebut.
Sebagai ilustrasi, upaya pemulihan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada seberapa besar investasi asing yang mengalir ke negara ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketidakstabilan dalam situasi politik global dapat mengurangi peluang masuknya investasi asing ke dalam negeri.
Itulah sebabnya karakter dan kondisi fisik masyarakat tersebut menjadi fokus utama dalam studi interaksi geopolitik di berbagai masyarakat dunia yang beragam, tetapi saat ini, dengan bantuan teknologi, semua masyarakat menjadi lebih terhubung. Oleh karena itu, kesadaran geopolitik menjadi sangat penting untuk menghindari potensi konflik akibat perbedaan karakter dan pemahaman antara entitas yang berinteraksi.
Secara keseluruhan, Geopolitik juga dapat diinterpretasikan sebagai sistem politik atau aturan yang mendasari kebijakan dan strategi nasional suatu negara berdasarkan letak geografisnya. Namun, seberapa penting pemahaman terhadap konsep Geopolitik bagi sebuah negara, terutama seperti Indonesia?
Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, memperkenalkan konsep pentingnya memahami Geopolitik suatu negara, termasuk Indonesia, mengingat posisinya yang berada di persimpangan geografis dalam kerangka hubungan internasional.
Agus menjelaskan melalui pendekatan teori Geopolitik, kita dapat mengkaji lebih mendalam keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan aspek politik, pertahanan, keamanan, ekonomi, perdagangan, jalur perdagangan dunia, iklim, perdagangan narkoba, dan terorisme. Hal ini membantu Indonesia untuk terus tumbuh dan menjadi bangsa yang besar serta terhormat dengan memperhatikan keragaman masyarakatnya dari Sabang hingga Merauke.
Situasi politik global yang sedang dalam ketidakstabilan pada saat ini pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari konteks strategis nasional Indonesia, tetapi keduanya memiliki keterkaitan dan dampak yang signifikan. Banyak kepentingan nasional Indonesia, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang, dipengaruhi oleh dinamika global tersebut.
Sebagai ilustrasi, upaya pemulihan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada seberapa besar investasi asing yang mengalir ke negara ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ketidakstabilan dalam situasi politik global dapat mengurangi peluang masuknya investasi asing ke dalam negeri.
Lihat Juga :